24 December 2015

Vaksin MENINGITIS dan FLU di jalan jengki

Senin itu,
Saya dan suami memang
meluangkan waktu
Untuk Suntik meningitisdan Flu



Karena insyaAllah
di bulan Desember 2015
Saya dan beberapa keluarga dekat
Akan mengadakan Ibadah umroh

Nah syarat utama umroh kali ini
Dari Pemerintah Arab Saudi
Diwajibkan harus suntik meningitis
(Untuk menghindari penyakit
Radang selaput otak yang sedang
banyak saat ini di daerah arab/Timur tengah )

Jika Flu hanya tambahan,
agar tidak terkena Batuk Pilek
disaat perubahan cuaca disana
ataupun Flu MERS yang sedang marak

Ya Allah, InsyaAllah
Pulang pergi bisa sehat dan selamat


Di Bandara Halim


Bandara Halim dengan Background Bapak Presiden dan wakil

Menurut informasi dari saudara
Dan tante saya yang sudah pernah
Vaksin meningitis,
Imunisasi ini hanya ada di kawasan sekitar
Bandara dan Pelabuhan laut
Seperti Bandara soekarno Hatta dan
Bandara Halim

Akhirnya berkat informasi tersebut
saya memutuskan
Vaksin meningitis di daerah Bandara Halim saja
Bela belain jam 6-an
Berangkat dari rumah.
(Karena katanya, yang vaksin bakal ramai
Dan ngantri jadi harus datang pagi-pagi banget !)


Berita Gedung Suntik MENINGITIS pindah ke  jalan jengki hiikss

Sampai disana, tempat vaksin yang dituju
Ooh alangkah kecewanya
Ternyata tempat vaksin
Sudah pindah ke Gedung baru
Yaitu di daerah Cililitan Jl. Jengki hiiks
efek gak baca info dari internet nih..

Untungnya sih (ambil positifnya saja)
Dari Bandara Halim ke Jl. Jengki Cililitan
Cukup dekat, gak sampai 10 menit sampai

Gedung baru ini berada di belakang gedung
Grha Intirub
Meskipun baru jam 7,
Ternyata parkiran sudah cukup ramai.
dan saat memasuki gedung ternyata
Lebih shock lagi
Sudah banyak yang ngatri dengan tertib
(Di area tempat duduk) waduuuh !

katanya sudah ada yang datang kegedung ini
dari jam 5 pagi woow...


Saya pun di wajibkan mengisi
Data data di Formulir
Nah setelah isi formulir,
Kemudian kembali diserahkan ke satpam
Tersebut (lengkap dengan syaratny)
Fotocopy Paspport dan Pas foto (Ukuran bebas)




Kemudian, jam 7.30
Baru di mulai diberikan no. Antrian
Sekaligus, mencek kelengkapan data
Dan daftar kehadiran yang
memberikan formulir

Jadi no. antrian tidak dapat
Langsung diambil jika
Yang bersangkutan tidak hadir
saat mengisi formulir
(maksudnya untuk menghindari
Calo ataupun proses ketertiban, ya bagus deh)


Setelah mendapatkan no. Antrian
Nah tindakam vaksin tidak langsung diadakan.
Si Petugas masih sibuk
Membagikan no. Antrian dan
Memberikan info
Ketentuan tata tertib
(Yaa ampuuun,
Gak praktis bener)



Jam 8.30, tindakan vaksin baru deh di Buka
Tadinya ada prosedurar
Pengecekkan Labotatorium
Namun saat ini mulai di hilangkan
Untuk proses ke-Praktisan dan kejujuran dari
Pengunjung yang hendak vaksin

Jadi Pengunjung, langsung
Di periksa melalui interview saja,
(Tanya jawab, tanpa diperiksa fisiknya)
Saat giliran saya, yang ditanyakan:
-Kondisi saat ini, sehat/kurang sehat ?
-mens terakhir kapan?
-sekarang kondisi hamil/tidak
-Jika pakai KB, menggunakan KB apa?
-Alergi makanan telur/ayam tidak?

Jika suami ditanya :
-Kondisi saat ini, sehat/kurang sehat ?
-Berangkat dengan siapa?
Kalau sendiri, saya ikut doonk aah gak dink

Setelah interview,
Kemudian kita diharuskan Membayar,
Untuk vaksin Flu Rp 170rb
(Langsung membayar ke Koperasi/ sebelah BRI)
Untuk vaksin meningitis Rp 305rb
(Langsung membayar BRI)
Mmm gak tau kenapa dibedakan,
Apakah flu merupakan Program terpisah
Dari pemerintah?

Nah setelah melakukan pembayaran
Kemudian, kita menunggu antrian
Untuk tindakan Vaksin

Ada 2 petugas Penyuntikkan vaksin ini
1. Perempuan dan 1. Laki laki
Meskipun dalam 1 ruangan yang sama,
Untuk perempuan ditutup kok dengan hordeng.
Namun untuk alasan ke praktisan
Saat Vaksin ada baikknya kita
Menggunakan Baju Kemeja/yang gampang
Untuk penyuntikkan di lenga.

Untuk vaksin meningitis :
disuntik pada lengan kiri (bertahan untuk 2 tahun)
Dan vaksin flu:
disuntik pada lengan kanan
(bertahan untuk 1 tahun)
(Jadinya adil deh kiri kanan dapat, apa cehh !)
Rasanya sih gak terlalu perih sih


Kartu tanda Vaksin Flu
Kartu Kuning sebagai Vaksin (1 kartu, untuk 1 orang)

Sebagai Tanda Vaksin Meningitis, dan ada tanggal Expired vaksin (selama 2 tahun)


Setelah suntik, trus kita
Diberikan kartu kuning,
Tertuliskan nama sendiri, stempel
Dan tanda tangan sendiri
Sebagai bukti,
kita telah melakukan vaksin meningitis dan flu

Kartu kuning ini,
Berfungsi sebagai pengurusan visa umroh/arab saudi
Dan juga bukti pengecekkan dokumentasi
Untuk saat umroh





Oya, ternyata Vaksin ini,
juga bisa daftar secara Online
cukup buka Linknya,
isikan data-data,
kemudian Print (bawa syarat-syarat lainnya)
kemudian serahkan ke Stapam
untuk No.Antrian

Total waktu yang dihabiskan
untuk vaksin ini sekitar 4jam
Dari jam 7-11

Semoga tulisan ini bermanfaat

Nb :
*Datanglah sebelum jam 7pagi
Menghindari no antrian yang panjang.

*Menggunakan Baju Kemeja/yang gampang
Untuk dibuka saat penyuntikkan di lengan

*Bawa uang cash
(Karean belum tersedia mesin debit)

*Saat vaksin dalam keadaan Sehat
Dan tidak dalam Hamil,
(jika menstruasi boleh)

*Siapkan waktu seharian untuk
tindakan vaksin ini,
buat yang kerja (mungkin harus cuti 1 hari)

*Anak-anak yang ikut Umroh
juga diwajibkan ikut Vaksin
(Jadi siapkan juga mental si anak ya)

Alamat Vaksin :
Jl. Jengki No.45
Rt 08/rw 02
kebon Pala,
Kecamatan Makasar
Cililitan
Jakarta Timur
(Belakang Grha Intirub)


baca juga :
Kita korban penipuan Umroh Lasantu Sentosa
Vaksin MENINGITIS dan FLU di jalan jengki
Cara mengganti Pasport menjadi 3 suku Kata
Ini Rumah sakit atau Pasar?
Kenapa orang Indonesia berobat ke Malacca??

1 comment:

  1. terima kasih... sangat bermanfaat postingannya.. 😊😊

    ReplyDelete

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---