01 December 2015

Apa itu Malam Bainai ?




Saya tertarik untuk menulis
Apa itu Malam Bainai ?

Dikarenanakan beberapa  
hari yang lalu,
Saudara sepupu saya,
melaksakan salah satu 
Adat Minang Kabau,
yaitu Malam Bainai
Si Calon Anak daro (Saat itu)




Tau tidak apa itu Malam Bainai?
Malam bainai merupakan ritual 
Mandi mandi si Calon Penganten Wanita
atau di kenal Calon anak daro
di Masyarakat Minang.


Dulunya, Malam Bainai ini,
Hanya dilaksanakan oleh Anak Perempuan
(keturunan) Raja-raja,
Si Calon Anak Daro, Di Kamar Penganten, siap menyambut Tamu

Dan Biasanya tidak semua,
Calon Anak daro
melaksanakan Malam Bainai ini,
Kecuali, Jika Keluarga
Calon Anak daro,
mempunyai Budget Lebih dalam Pernikahan.


Biasanya malam bainai ini
dilakukan 1 hari 
Menjelang akad nikah
Dan pastinya dilakukan malam hari
Setelah maghrib/shalat isya.
Tentunya Diadakan di rumah 
calon Anak Daro


Di Iringi Oleh Alunan Musik Talempong

Malam Bainai ini
Mirip seperti malam midodareni
Nah jika Midodareni,
masih dilakukan dengan 
Guyuran Air dari 7 sumber mata Air

Namun malam Bainai,
Sekarang ini mandi-mandi 
Si anak daro,
dilakukan secara simbolis saja
(Tidak benar benar mandi dengan air).



Saya, dan Malam Bai-nai tahun 2006 (tak terasa waktu cepat berlalu)

Saya dan keluarga :)


Diatas saya dan si Gadis berjilbab biru, 10tahun setelahnya Sigadispun
melangsungkan Malam Bainai

Mandi Malam Bainai ini,
air dipercikkan dengan daun pandan
Kebagian kepala/tangan si anak daro.
oleh Tante si calaon anak daro/
Wanita yang telah menikah 

Serta memberikan nasehat singkat
Kepada Calon anak daro
(ingat Singkat, Bukan Pidato ya)


Couple yang ikut memandikan si Calon anak daro

Saya dan Suami :)

Kemudian dilanjutkan 
Dengan permohonan izin menikah dari anak
Kepada orangtua,
Begitu juga kata kata izin restu dari orangtua

Biasanya  Permohonan izin
dan Pemintaan Maaf kepada Orangtua,
diiringi oleh alunan Musik Saluang dan Talempong
yang sering kali membuat
Sang Penganten dan Ke-2 orang tua
serta yang menyaksikan
ikut menangis


Saat saya memohon maaf dan Izin kepada Orangtua


Haru Biru


Kiri, kain Kuning yang di injak oleh calon anak daro, Harus digulung oleh Saudara Kandung

Setelah si Calon anak daro Mandi
(secara Simbolis),
maka, kain Kuning yang di injak oleh
Calon anak daro tadi,


Setelah si Calon anak daro Mandi

(secara Simbolis),
maka, kain Kuning yang di injak oleh
Calon anak daro tadi,

Harus digulung dengan Rapi oleh
Saudara laki-laki si calon anak daro
(maksudnya, adalah agar saudara laki-laki
calon anak daro tadi,
dapat menyimpan rapat-rapat
rahasia/Hal yang tidak baik
dan serta dapat melindungi
Saudara Perempuannya kelak






Setelah itu acara  
Pemasangan inai/ daun pacar/ hena
Secara simbolis ditangan calon anak daro
(maksudnya henanya juga sudah kering,
warna tidak benar-benar menempel
di tangan Calon Anak Daro)


looh..loh, Calon Anak daro yang mana ini???


Biasanya calon mempelai
Wanita boleh/tidak mengundang
Keluarga Calon mempelai Pria
Kalaupun calon mempelai pria datang
Saat malam bainai.

Maka sang calon marapulai
Belum boleh melihat/bertemu langsung
Si calon anak daro
(Yaa iyalah, orang istilahnya
Si perempuannya lagi mandi masa ngintip)


Saya dan keluarga 10tahun yang Lalu, ternyata masih Langsing-langsing yakk hiiks
(Rindu Body ini)

Beruntung sih,
Dulu orangtua saya juga mempersembahkan
Acara malam bainai 1hari sebelum saya nikah

(Terima kasih ya mam)


Paling Kiri, Calon Suami saya dan Pihak Laki-laki, yang tidak seharusnya tidak boleh mengintip 

Jadi acara adat yang sebenarnya,
Area Tempat duduk dibagi 2.
Pihak laki laki dan pihak perempuan.
Laki-laki sebenarnya cuma boleh 
menyaksikan dari jauh saja.
Nah yang perempuan 
boleh ikut serta dalam acara 
Malam bainai ini. 
(khususnya wanita yang telah menikah)
Seperti ikut dalam pemasangan pacar/penghias kuku
Termasuk calon mertua/
Calon keluarga si marapulai

Setelah Pihak yang ditunjuk
dalam pemasangan Inai,
meletakkan di salah satu jari calon anak daro,
maka, MC akan menyebutkan
manfaat dan fungsi jari-jari tersebut

Dari 10 jari, hanya boleh dilakukan 
9 pemasangan inai pada Jari,
(8Jari dipasangkan oleh wanita yang
telah menikah, 
dan 1 jari dipasangkan oleh
perempuan yang masih Single,
berharap akan segera menemukan Jodohnya.
dan 1jari disisakan untuk si anak daro


ini Acara Malam Bainai, Adek Permpuan saya :)
"Eeh jeng jeng, waktu saya malam Bainai bukan begini deh..."

Namun se-iring waktu
Entah si Pihak EO weddingnya
Yang kurang paham adat,
Atau acara dibikin have fun saja.
Maka 3x malam bainai 
Yang langsung saya lihat di Kota Padang
Justru berbeda-beda dari yang saya alami
Beda EO, Beda lagi cara penyelenggaraannya

Perempuan dan laki laki
Duduknya malah tidak diatur
Kemudian sang MC tidak mengerti
Arti dan makna pemasangan inai/daun pacar
Yang diletakkan di jari si calon anak daro. 

Ah Bahkan Malam bainai saudara saya kemaren
Acara penutup adalah pemasangan 
inai Pada Kaki waduuuh !
yang masang inai khusus kaki ini,
Khusus perempuan yang belum menikah
atau masih anak-anak :) 
Termasuk Ponakan dan Anak saya :)
(Sebenarnya pemasangan inai di Kaki ini,

justru tidak ada)


Kiss Calon Penganten "I love u Berby"

Anak saya--> Ifa say " Selamat Menikah Tante Berby :)

ini Pendamping Penganten :)

Lepas dari acara 
Memahami adat secara detail/tidak
Yang penting acara dibikin 
Semeriah mungkin
Agar semua senang
Dan berkesan bagi si calon anak daro
Dan keluarganya

Yang Penting
Semua Pihak terkait
ikut merasakan Kegembiraan

dalam Acara Malam Bainai ini
"15-20 tahun lagi, Giliran Kalian yak.."
"Waduh.. ini Hasil dari Setelah Malam Bainai kayaknya..."
Ah..Rasanya, baru Kemaren kita duduk di Pelaminan ini hihi

Si Anak Daro Ketek saya

Senangnya si Kecil duduk di Pelaminan ini

Two Little Princess


Ibu dan Ayah saya


Yang Penting semua Senang dan Bahagia

Acara yang biasa dilaksanakan
Abis Maghrib/Isya,
selesai sampai jam 10 atau 
Jam 11 Malam

Biasanya, Besok Paginya 
Acara Akad Nikah
akan dilaksanakan..

Nah loh, jangan sampai bangun kesiangan ya,
Gara-gara, hampir semalaman begadang
Acara Malam Bainai :)

Nb :
1.Agar Acara tampak meriah
undanglah, Pihak keluarga
untuk memeriahkan Acara

2. Jangan lupa tuliskan 
urutan Acara dan Urutan pemasangan inai
(dari yang ditua-kan)

3. Baik nya, Keluarga Dekat
Tentukan dan Gunakan Dresscode
(warna baju yang sama),
agar berkesan lebih Kompak,
dan Bagus di foto)

4. Tentu, Penutup Acara adalah doa
dan makan-makan

Selamat Menempuh Hidup Baru Berby dan Dedi
Jumat, 20 November 2015


Baca Juga :

No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---