06 September 2015

Menyusuri Janjang 40 Bukittinggi

Sebenarnya binggung
Mau kemana (lagi) di Bukittinggi ini
Soalnya sudah pernah semua sih.

Menyusuri Janjang 40 Bukittinggi
Yang tinggal di Kawasan ini,  mungkin Minus orang gemuk ya
Salah satu objek wisata menarik
Lainnya adalah Panorama dan Goa Jepang
Sayang saya lagi gak mood
untuk kesana saat itu.
*bisa di googling

Akhirnya saya kepikiran untuk
Ke Museum Bung Hatta
(Selama saya tinggal di Bukittinggi,
Malah tidak pernah terlintas,
apalagi berkunjung)

Menyusuri Janjang 40 Bukittinggi
Istana Bung Hatta, yang bukan untuk Umum

Setelah muter muter Jam Gadang,
karena tidak dapat parkir
Akhirnya mampir dan
Berhentilah saya di gerbang yang ada tulisan
Istana Bung Hatta

Aaah sayang, ternyata Istana tempat Proklamator
Tersebut tidak dibuka untuk umum.
Mmm coba saya seorang pejabat atau ibu pejabat,
Maka saya bisa bebas masuk hiiks


Menyusuri Janjang 40 Bukittinggi
Patung Bung Hatta, menjulang tinggi di Belakang Jam Gadang


Akses Jalan untuk Jalan Kaki menuju Jam Gadang

Ah, sayang Tidak Untuk Umum, dan Banyak sampah daun berserakkan


Menyusuri Janjang 40 Bukittinggi
Tugu ini berada di Seberang Patung Bung Hatta *mempunyai sejarah Cinta yang Pahit buat sayah Curcol

Akhirnya baru tau,
Ternyata museum Bung Hatta ini
Bukan berada disana
Berada di lokasi yang berbeda
Yaitu di Jl Soekarno Hatta wueelah..
Kemana saja sih...?
Berarti next time harus mampir..

Sekedar killing time,
Saya futu-futu cantik deh
Di Patung raksasa Bung hatta
Yang berada di pertigaan jalan
(Di dalamnya masih merupakan kawasan Isatana bung Hatta)



Ikon Bukittinggi, yang tidak pernah bosan di Abadikan dan dikunjungi meskipun berberapa kali


Akses menuju Pasar Atas, Jika malam Hari menjadi Pasar Malam


Trus lanjut ke Jam Gadang

Lanjut ke Pasar Atas
(Hanya sekedar cuci mata,
dan mengetahui keadaan pasar sekarang, sepi cuuy)

Saya sebenarnya tipe yang senang
Kemana-mana seorang diri hihi,
Saya bebas meng-explore satu tempat
Ketempat lainnya, tanpa rongrongan
Dan keluh kesah dari kiri-kanan teman saya :)

Tapi kalau jalan jalan gini,
Gak enaknya tuh,
Gak ada yang bisa motoin saya haha
Pake tongsis? Aah udah boring !
Minta bantuan orang, Segan hihi

Trus Lanjut lagi ke Janjang 40
Dengan berjalan kaki sajah
(Tempat tempat tersebut
Saling berdekatan,jadi tinggal
Jalan kaki saja menyusuri jalan,
Kalau tidak tau-mari bertanya)


Kalau ke Janjang 40, Jangan lupa menghitung jumlah tangganya ada berapa ya


Menyusuri Janjang 40 Bukittinggi
Akses Janjang ini luas dan lebar, (sebenarnya tidak bikin capek)


Janjang 40 = Tangga ada 40trap.
Mmm benarkah,
Tangga ini jumlahnya 40buah?
Sayang saya lupa menghitungnya.
Kabarnya sih, jumlah tangga 40 itu,
merupakan bagian anak tangga (yang kecil-kecil saja)
namun jika di hitung Tangga keseluruhan,
terdapat 100 tanga..(mmm lumayan, membakar kalori)

Sebenarnya menuruni dan
Menaiki tangga ini, tidak terlalu capek
Karena jarak tangga 1 dan lainnya
Besar- dan lebar

Kenapa ya, orang-orang suka
Berkeluh kesah kalau ke sini?
Sampai jika jalan jalan bareng sodara/teman lainnya,
sebenarnya saya tidak pernah
Sampai ke trap dasar hiikks


Menyusuri Janjang 40 Bukittinggi
Ujung Jalan ini, bisa sampai ke Pasar Bawah dan Pasar Banto


Selain rumah, Banyak pedagang Emas di Kawasan Janjang 40

Kiri kanan, view Janjang 40 ini,
Adalah rumah-rumah
Dengan design dan bangunan yang tidak
Sama tinggi,
Seperti membuat rumah diatas bukit.
warna bangunan ini, sangat Khas berwarna Orange,

Masih ada beberapa rumah yang
Bangunan lama,
Dan beberapa beralih fungsi menjadi
Salon ataupun lapak-lapak kecil.
Dan bagian bawah Janjang 40 ini
Terdapat beberapa Toko-toko
Perhiasan Emas. Dan 1 mesjid
Dengan design unik dan cukup modern.

Saya ingat, waktu kecil kesini
Tangga-tangga ini
Dipenuhi oleh pedagang-pedagang.
Tapi sekarang bersih dari pedagang
(Kecuali bangunan yang dijadikan kios/toko)

Menyusuri bagian Ujung Janjang 40ini,
Kita akan sampai di Pasar banto
Dan Pasar Bawah Bukittinggi
Hebat ya..
Ternyata ini merupakan jalan Pintas
Sebenarnya Bukittinggi itu
Kemana mana cuma dekat
Jadi 1 hari pun wisata tuntas hihi


di Ujung Jalan, Janjang 40

Pasar Banto ini
Merupakan salah satu Pasar
Di Bukittinggi, namun sayang
Entah kenapa susah sekali menghidupkan
Suasana di Pasar Banto ini.

Sebenarnya tidak ada
Yang mau dilakukan
Di Janjang 40,
selain Mengamati dan
melihat suasana Janjang yang dominan berwarna oren ini :)

Sayang sebenarnya janjang
Yang menjadi salah satu objek di Kota
Bukittinggi.
Tidaklah terlalu menarik
Karena bau pesing dimana-mana
Dan sedikit kotor.
(Harusnya Pemerintah lebih peduli
dan mengambil tindakkan, untuk menjaga Keindahan
objek Wisata satu ini)


Alamat Janjang 40:
Berada di Belakang Pasar Atas


baca juga :

Menunggu antrian untuk makan Padang (yang Katanya Enak)
Riuhnya Pasar Aur Bukittinggi
Rindu nya, Shalat di Lapangan
negeri Payakumbuh...,GWK BALI lewat deh

No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---