17 June 2015

Killing Time --> di Museum Seni Rupa dan Keramik

Selasa itu,
saya datang ke Imigrasi Jakarta Barat,
(yang berada di dekat Kota Tua)
Posting kali ini tidak membahas Imigrasi


Museum paling dekat
dari Kantor Imigrasi Jakbar adalah
Museum Seni Rupa dan Keramik

Museum Seni Rupa dan Keramik ini
Tepat Persis, berada di Samping
Kantor Imigrasi Jakarta Barat
beruntunglah saya, warga Jakbar
1kali dayung sampai ke 3pulang
(apaceh...tua banget hiiks)


Jatuh cinta Pada setiap pilar di Museum..


Meriam ini ada di depan Museum

Mmm.. Daripada bete + kesal
menunggu lama di Imigrasi
Tidak ada salahnya anda
jalan jalan sementara ke museum seni rupa ini
(pastikan dulu, no.antrian 
di kantor Imigrasi Anda masih jauh ya)
Museum ini cukup menarik,
menghilangkan kebosanan anda :)


Pilar-pilar nya besar dan Banyak !

Foto Kiri- bagian dalam Museum,  Kanan-di Luar musem


HTM (Harga Tiket Masuk)
Museum seni rupa murmer
Dewasa 5ribu, anak-anak 2ribu saja
Trus kalau pake Rombongan 30 orang, ada diskonnya..
Hubungi Panitia setempat.

Museum Seni Rupa dan keramik ini,
Buka Selasa-Jumat
Jam buka 9-3sore saja
Senin, dan Hari Libur Tutup



Lukisan Di dalam Museum,  Hanya Larangan No Touch ya :)





Di depan pintu masuk di tuliskan dilarang foto.
Mmm.. Saya kok gatel ya dari tadi 
pengen foto foto,
didalam gak ada lagi tulisan dilarang foto,
yang hanya adalah larangan menyentuh lukisan

Mmm hari gini zaman selfie xixixi
Eemang susahlah melarang orang buat gak foto foto sekalipun!.. 
Ternyata buktinya benar,
tidak hanya saya yang gatel pengen foto-foto,
pengunjung yang lainpun ternyata sibuk berfoto ria.
Bagi saya sih tidak ada tujuan untuk meniru karya pelukis ini,
Tujuan utama adalah menghilangkan
rasa penasaran buat yang lain,
yang belum sempat mengunjungi museum ini.





kegiatan membuat Keramik dari Tanah Liat


Toko Souvenir di dalam Museum Seni Rupa

Bangunan ini sangat identik dengan bangunan belanda,
dengan pintu-pintu super Tinggi sekitar 2.5 meter,
yaa pintunya besar banget..
dan Tampak masih kokoh
Pintu dan jendela identik di cat dengan warna hijau.


Ukiran Tanah Liat Zaman majapahit

Kiri- Dispanses Zaman dulu..(Harta Karun dari Kapal yang tenggelam)


bebragai Koleksi- Bagian Kapal Karam


Sesuai judulnya,
Di dalam museum seni rupa dan keramik ini
di penuhi oleh berbagai lukisan,
baik seniman ternama ataupun legendaris.

Selain lukisan juga terdapat totem (ukiran patung)
dan juga pajangan tanah liat beberapa peninggalan
dari zaman Belanda ataupun majapahit dan
juga ada penemuan Harta Karun
seperti keramik-keramik dari Kapal yang tenggelam..
dan juga Museum ini, di Lengkapi Hall dengan 2taman
yang cukup menyejukkan mata
Senang berada lama,
di Gedung Museum Bangunan Belanda ini

Di Museum ini,
kita Bisa belajar cara melukis
dan membuat Keramik dari Tanah Liat
(Jika datang berombongan)


Salah satu Taman, yang menyejukkan mata, Udara Terasa sangat segar


aneka bak sampah, berbacam model.. Ternyata ini belum semuanya ke-foto


Tau tidak,
Yang paling identik dari museum seni rupa ? 
Lukisannya? Salah..! Tanah liat.. Mmm bukan juga

Yang paling identik yaitu, bak sampahnya..
Di luar gedung terdapat
beberapa bak sampah dari model manggis,
kodok penguin dan banyak lagi,
masing masing berjejer 3 macam
(sampah kering, sampah basah dan plastik),
begitu juga bagian dalam museum ini,
di penuhi oleh aneka bak sampah,
berbacam model..

Jarang jarang gedung punya bak sampah sebanyak ini
dengan jarak yang dekat hihihi
jadinya gedung museum seni rupa sangat identik
dengan aneka bak sampah dengan hasil karya seni ;)

Seandainya di jual, saya pengen beli satu hehe


we'r  Trio.. !


Dari museum seni rupa
Jangan lewatkan mampir ke Museum Fatahillah,
museum wayang ataupun sekedar
membaca buku di Perpustakaan Keliling


baca juga :
Perpustakaan Bus di Kota Tua
Nothing to do, di Benteng Forterdam Makassar
Bersama Anak , Ke Museum Gajah siapa takut ?
Planetarium Jakarta, (seharusnya) menjadi tempat yang Menarik

No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---