20 May 2015

Wisata dengan Commuter line ke Bogor

Selain minggu itu lagi cekak, namun tetap ingin jalan jalan

Terlintas, untuk mengisi libur longweekend 
Saya ingin Tour hemat dan membumi ciaah
Mengajarkan anak naik angkot, jalan kaki dan naik kereta api
Tuuut tuut tuut

Si Ballerina, Lupa Lagi di Satsiun.. !

Meskipun kita jarang naik kereta api
Namun ini bukan untuk pertama kali juga
Dulu pernah bersama naik kereta api ke Depok
Trus jalan kaki deh, ke area sekitarnya
Selain itu juga pernah ke pekalongan dan madiun

Celengak celenguk..di Stasiun


Lanjut ke cerita
Pagi pagi sudah siap siap
Tak lupa membawa peralatan se-minim mungkin
(Daripada) berat dan nambah beban khan?

Jam 9 pagi kita ke luar rumah
Jalan kaki dikit menuju tempat angkot lewat
Tadinya mau naik di Palmerah
Namun karena di Stasiun Palmerah jalan kaki lumayan jauh lagi
(Kasihan anak anak)
Jadinya kita memutuskan naik di Stasiun Tanah Abang
Karena hari libur, tidak macet seperti hari biasanya

Kita turun di Blok G, dan
Menuju area stasiun Tanah Abang
Banyak angkot angkot yang ngetime mencari penumpang
(abagikan saja)
Cukup jalan kaki saja,
stasiun tidak terlalu jauh dari perempatan Blok G
Begitu ketemu tulisan stasiun Tanah abang,
Kita langsung menuju lantai Atas dengan Tangga manual.
(Tentunya tanpa Eskalator, seperti diluar negeri)

Jalur commuterine Jabodetabek

Kayak orang udik..
Nyampe di stasiun, celengak celenguk
Belum tau cara Beli tiketnya
Maklum lah ini khan, model commuterline baru
Dan sistemnya Βª®ʊ̈
Di dinding penjual karcispun,
Tidak ada petunjuk, stasiun ini melayani rute apa saja
Dan harga tiketnya
Mau nanya satpam jauh,
Ke Customer service lagi melayani orang.

Suasana di Stasiun Tanah Abang

Yaa udah, kita ikut ngantri saja
Di barisan loket single trip..
Ternyata cukup gampang,
Kita di wajibkan memiliki Kartu dengan deposit 15rb/kartu
Tiap orang=tiap kartu
Nanti uang deposit di kartu bisa di kembalikan
Jika sudah tidak digunakan
Dan tiket KRL Tanah abang -bogor Rp 5.000/orang
Jarak tempuh Tanah abang-Bogor 1jam
Cukup murah meriah bukan?






Menurut saya stasiun ini
Sudah jauh dari rapi dan tertib
Suasna pun tidak horor lagi,
Terdapat 3 counter makanan salah satunya Roti O

Masih Bertanya, Kenapa Tong sampah di tenga??

Lanjut cerita tadi
Nah untuk naik kereta, kita diwajibkan melalui
Mesin scanner kartu, tiap pintu di awasi oleh satpam
Fungsinya untuk mengawasi pengunjung harus memiliki tiket
Dan menjaga jaga jaga kalau ada yang belum
Memahami dan mengerti melalui pintu tersebut.

Sentuh Kartu dan Dorong Pintunya :)


Jika dibandingkan dengan Singapore, tinggal sentuh kartu
Pintu lansung terbuka
Nah kalau Alat scanner tiket ini, harus menahan kartu dulu
Beberapa detik,sampai keluar tulisan terima kasih
Kemudian pintu di dorong manual.
meskipun suka sedikit terlambat membaca nya
Namun sistem sudah jauh lebih bagus
Dari yang sudah ada. (Tiket manual)
Dan terasa lebih tertib dan aman

Setelah tiket di scanner,
Kita kembali menuruni tangga lagi
Untuk bisa Kereta api
Saya tidak melihat adanya Lift disini
Bagaimana dengan kaum Disable atau orang tua yaa?


Hari Libur saja Padat, apalagi jam Kerja


Di stasiun Kereta Api Tanah abang ini
Meskipun saat itu hari libur dan bukan jam berangkat kerja
Tetap saja lumayan padat.
Bagaimana jika hari kerja yaa?
Yang katanya stasiun Tanah abang ini
Merupakan jalur Jabodetabek yang terpadat

Tidak lama, kereta segera datang
Saya dan anak anak nyaris tidak mendapat duduk.
Namun untunglah ada beberapa tempat yang kosong
dan tidak duduk pada mencar,
mengisi bangku yang kosong

Padahal saya nyaris berharap
Kereta Tidak penuh saat itu
Jadi Kereta ini, milik kita ber5 aja
yang lain numpang wweekkk


Duduk Mencar-mencar

Didalam kerta cukup nyaman,
Ada Ac central dan di tambah kipas angin
Satpam beberapa kali mondar mandir dalam kereta
Memastikan Kaum prioritas mendapat tempat duduk.

Saya berada di sekitar rombongan ibu ibu
Yang suaranya nyaingi bunyi kereta
Jika kerta lagi berhenti, suaranya keras sendiri
"Saya sering pandangi dan bilang sst"
Tetap aja masa bodoo..
"Dia mikir kereta milik mereka kali yaa?"
Dan apesnya ibu ibu itu berhentinya juga di bogor..
Alangkah bisingnya dalam gerbong yang saya duduki.

Anak Tinggi 90cm, wajib bayar

1jam terasa lama, mendengar obrolan ibu2
Yabg brisik banget,
ditambah saya tidak bisa melihat view depan
Karena hordeng jendelanya ditutup hiiks

Finally, yeeay alhamdulilkah sampai bogor juga..
Kita bergegas menuju keluar

di Stasiun Bogor

Banyak Baterai Gede gini, di stasiun bogor


Oya saat diluar, siapkan kembali
Kartu KA yang kita miliki
Fungsinya untuk menscan kartu tanda kita sudah keluar stasiun
Kalau gini, naik KA lumayan aman yaa
Karena pencopet pun juga harus punya modal beli kartu :)



Terasa padat banget stasiun Bogor saat itu
Entah karena weekend atau suasananya tiap hari begini?

Setelah kartu di Scan, kita bisa refund kartu
Atau tetap bisa menyimpannya
Untuk pembelian trip selanjutnya (perjalannan pulang).

Yang gak habis pikir tuh,
Kenapa puntu keluar Stasiun ini
Harus melewati jalur yang panjang yaa
Orang-prang harus mutar dulu,
kemudian mengitari are luarnya kembali
Apa tidak bisa dibikin jalur yang lebih pendek
Lumayan bikin kaki sakit dan pegel ;)

Keluar dari stasiun bogor,
kita jalan kaki ke Objek wisata dekat stasiun
yaitu Taman Topi dan Naik Angkot ke Kebon raya bogor
Baca disini

Cerita pulang Bogor ke Jakarta
Tak lupa kita mengabadikan moment
Di depan tulisan Stasiun Bogor
Maklumlah. Orang norak seperti saya jarang ke bogor ;)
Uups ternyata, bukan cuma saya
Tetapi banyak orang orang lainnya yang melakukannya.

Para Norakger..futu2 everyplace


Ternyata saat jalur pulang
Bogor Jakarta, penumpangnya ramai banget
Lebih ramai dari saat berangkat
(Mungkin berbarengan dengan arus pulang jam kerja)
Bahkan kita terpaksa keluar commuter dulu

Kemudian menunggu commuter selanjutnya,
Berharap dapat tempat duduk
Namun tetap saja,
tidak dapat tempat duduk malah makin ramai..
Hiiks..

Nasib kita lagi tidak mujur  saat itu,
Harus merasakan berdiri 1 jam full selama bogor-tn abang
Sepanjang perjalanan Para penumpang,
Tidak ada yang turun,
malah tiap stasiun penumpang bertambah terus huhu
tiap stasiun rasanya makin sumpek
Pupuslah harapan untuk dapat tempat duduk,
Terpaksa anakku cuek duduk melantai..

Bogor menjelang Maghrib saat itu !

Sampai stasiun Tanah Abang,
letih dan lunglai..
Dan kita masih harus melanjutkan berjalan kaki
Menuju angkot terdekat
Extra Joss mana, Extra Joss manaaa? Xoxoxo


Berburu Castle Cinderella 
Hanya sehari, ke Venice 

 

No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---