01 February 2015

Padang beach yang bukan di Padang

Dari DMZ, kita lanjut ke Dreamland beach..
Rute ke Bali saya kali ini adalah
Mengunjungi objek wisata Bali yang belum pernah saya kunjungi,
Termasuk wisata Βaru yang ada di Bali,

Oya jadwalnya kali ini, saya juga tidak ingin terlalu Padat.
Karena lebih ingin santai-santai bersama anak kayak bule hehe


 Padang beach Bali
Saya cinta dengan Pantai ini

Sebenarnya jarak dari DMZ yang berada di legian
Menuju ke dreamland tidak terlalu jauh,
namun yaa karena Peak Seasson dan -
di Bali, maka kita sampai sekitar jam 1.


jalan jalan ke Padang beach Bali


Kawasan Dreamland ini tampak super luas,
masih ada tahap pembangunan sana sini,
dan juga terdapat perumahan elit,
dan beberapa artis tinggal disini.
Dan sini hebatnya juga tersedia mesjid yang besar -
dan berhadapan dengan gereja hehe.

Namun karena luasnya kawasan ini.
Tampak ada beberapa bagian kawasan yang tampak suram dan kelihatan mati.

Untuk menuju pantai,
tidak di izinkan mobil pribadi memasuki area lokasi pantai,
mobil harus parkir di tempat yang sudah di sedialan.
Dan pengunjung harus ikut dengan suttle bus yang telah di sediakan.
Mmm sedikit repot juga,
jika harus membawa barang-barang untuk berenang ataupun berpindah kendaraan.
Begitu juga untuk arah pulangnya, kita harus kembali dengan mobil suttle.
Entah apa tujuannya.

Begitu naik mobil suttle,
Kita di drop kawasan pantai,
dan ingat bukan depan pantai loh.

Karena akses menuju pantai,
kita harus menyusuri tangga turun dan
melewati area pedagang yang berjualan di kawasan dreamland,
dan akhirnya bertemulah dengan Pantai Dreamland.


Pedagan disini, kurang gigih menawarkan barang jualannya

 



Dari jauh, saya langsung menyimpulkan, Kalau saya cinta dengan Pantai ini..


Dari jauh, saya langsung menyimpulkan,
Kalau saya cinta dengan Pantai ini.. 

Yaa saya suka pantai yang kiri kanannya ada tebing-tebingnya,
Jadi tidak terlalu kelihatan polos jika di foto.
Pantai ini tidak terlalu besar,

Dan ombaknya juga cocok buat surfing
meskipun saat itu tidak tampak ombak yang terlalu tinggi.
Dan pasir di pantai dreamland ini putih dan halus, 
Jadi sangat lembut di kaki.
Di bagian pantai berjejer payung payung pantai, siap untuk di sewakan.




Dreamland bali
Background Payung, namun gedung belakang tampak tak terawan



jalan jalan ke pantai Dreamland bali



jalan jalan ke pantai Dreamland bali
Seperti di Film Teletubbies
Pasirnya bersahabat dengan Kaki
Mendadak Hujan Deras,  15menit kemudian reda lagi..

Ada ibu-ibu yang mencoba menawarkan-
kepangan rambut untuk anak saya.
Ibunya sih nawarin dengan 85rb/anak, saya tawar 40rb  SADIZ..!.. 
Eh ibunya kekeh jadi 50rb.

Yang tadinya cuma niat 1 jam saja di Dreamland beach ini,
akhirnya saya jadi 3 jam di Dreamland ini,
gara-gara nunggu anak yang di kepang, masing-masing 45menit/anak,
ditambah lagi ketika ketika anak lagi kepangan,
ada yang nawarin buat pijat plus-plus, eeits.. 
Maksudnya, saya lagi pijat tapi plus-plus lesehan di pasir dreamland yang putih itu :)
Ditambah lagi saat Pijat, harus Move on, saat Tiba-tiba Hujan deras



pijat di pantai Dreamland bali
Pijat plus-plus, eeits

Tampak persaingan ketat disini,
antara ibu-ibu yang menawarkan jasa kepangannya.
Antar tukang urut dengan tukang kepang rambut saling menjelekkan,
Begitu juga sebaliknya.
Wallaah Parah..!
"Apaan tuh, pijat segitu, cuma sebentar bayarnya mahal"
Dan ke-2 ibu-ibu tadi
Di akhir cerita, selalu minta tambah jasanya, waah..

Dan Tukang kepang ini sepertinya tidak regenerasi,
karena tampak yang kerja full ibu-ibu yang sudah tua,
kulitnya hitam dan keriput,
Tidak satupun saya lihat yang muda menawarkan jasa kepangan ini.
ssst..Kalau yang muda, pastinya nawarin yang lain haha



kepang rambut di bali,jalan jalan ke pantai Dreamland bali
Sibuk kepangan..


Si Gadis dengan Hasil Kepangan

Penutup dari Dreamland ini,
Kita mampir ke Mesjid di kawasan ini,
Yang tampak Besar dan terawat dan Bersih,
mengingatkan saya akan mesjid ibu Tien di Taman mini.

Yaa iyalah, pemilik dari Dreamland ini khan Tommy Soeharto :)






Dari Dream Beach, kita menuju Padang-Padang Beach, harusnya sih dekat.
Namun karena macet, berkesan jadi cukup jauh :)


Bicara mengenai Padang, 
Jadi Ingat Kampung saya nun Jauh disana.. :) 

Menyusuri Padang-Padang beach ini,
Lagi-lagi kita harus turun melintasi tangga yang ada.

Ke Padang Beach, harus menuruni tangga ini

Oya tidak hanya tangga yang harus kita lalui,
namun kita harus melewati Batu besar, 
yang hanya muat untuk 1 orang.






Si Kecil, Suka Adventure seperti ini


Suamiku antara cemas dan ragu,
menyusuri Padang-padang beach ini,
karena efect dari air tejun lombok kemaren haha, 
baca disini 
Setelah di yakinkan sih. Akhirnya gak masalah.. 

Lahh woong cuma jalan saja.
Untung banget monyet di kawasan ini tidak pada nonggol,
kalau iya mah, saya dan anak-anak yang akan membatalkan diri.
Kapok deh dengan kawasan wisata banyak monyetnya. 





Sebenarnya saya suka dengan penampilan pantai ini,
kiri kanan tampak batu karang..
Namun suasanya pantai ini sangat ramai disini, padahal sudah sore,
Banyak bule bule kiri kanan,
dan termasuk anak-anak pantai yang menjadi guide di pantai ini. 


Saya Lebih cinta Dreambaech dibandingkan Padang Beach ini





Karena sudah sore,
sudah tidak tampak yang surfing disini.
Katanya sih kalau buat surfing harus ke Pantai sana lagi.

Namun amat disayangkan..


Pantai ini sangat kumuh..
Banyak sampah di kiri kanan pantai,
Tampaknya bukan hanya sampah daunan,
sepertinya juga ada sampah rumah tangga yang kebawa ke pinggir pantai ini.

Saya rasa sih bukan keseret aliran laut saja, 
namun sepertinya memang sengaja di buang disini, 
karena tampak tumpukkan sampah yang -
sudah menyatu dengan aliran pantai sini.

Sangat mengganggu pemandangan.
ini Benar-benar mengingatkan saya -
akan Pantai Padang dan Pantai Pariaman (nun Jauh disana)
yang Asli Kumuhnya dan banyak sampah dimana-mana



foto Jalan alternatif 2



Pose Favorite







Untuk Jalan Pulang,
kita bisa melintasi kembali Goa seperti semula
atau dengan menyusuri
sisi kanan pantai, namun harus melewati Genangan Air dan sampah
yang Kumuh..
lihat foto jalan alternatif 2 (diatas)



Selanjutnya,
Kita melanjuti perjalanan menuju Daerah Kintamani.
Yaa lokasi hotel kita kalo ini berada di Pegunungan Kintamani.




baca juga ;
Having fun di DMZ museum 
Cerita derita, Tahun Baru di BALI 
Santika kuta OOhh Santika
Taman Narmada, Desa Sukarara menyenangkan..


No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---