24 January 2015

Taman Narmada, Desa Sukarara menyenangkan..

Ini hari terakhir kita di Lombok..
Karena kita sengaja ambil flight sore menuju Denpasar,

Makanya kita bisa sedikit 1/2 Hari santai di hotel baca disini
dan masih bisa keliling menuju 1 Lunch + 2 objek wisata lagi


jalan jalan ke Desa Sukarara Lombok,dewizul,zulfiyan,dzilly,dzarifa
Muka dan penampilan, sudah Serasa Suku Sasak Asli bukan ??

Untuk Makan siang,
kita mencoba makanan khas lombok ayam Taliwang,
di daerah Taliwang.
namun sayang rasanya tidak seindah yang si bayangkan,
harga selangit, meskipun banyak pengunjung ke restoran ini.
Apa selera kita yang salah ya?

kelebutan,air mata awet muda Taman nermada lombok

Abis makan kita menuju Taman Narmada,
katanya sih Taman ini Replika dari Gunung Rinjani yang di bangun oleh Raja,
Karena di saat musim kemarau,
Raja tidak bisa ke Gunung Rinjani dan Istirahat di Istana ini
yang sekarang di Sebut Taman

Di dalam Taman ini terdapat air suci yang konon katanya bisa awet muda,
namun saya sih gak percaya hal. beginian hiiks maafken 
bagi yang yakin, yuk coba berlama-lama disini


Oya untuk masuk ke Taman narmada ini kita
di haruskan membayar Ristribusi, yang cukup terjangkau
kalau tidak salah sekitar 10-15rb/orang

Ada Jasa guide saja, jika menginginkan penjelasan mengenai Istana ini
 

kelebutan,air mata awet muda Taman nermada
Pihak pengelola Taman ini,
buru-buru menyuruh saya ke Air Suci ini

Begitu Masuk Taman Narmada ini,
kita langsung di sambut oleh Taman yang lumayan Asri
Sejuk berada di sini

jalan jalan ke Taman nermada lombok
Taman Narmada yang cukup di kelola dengan Baik

dewizul,dewiyull,jalan jalan ke Taman nermada lombok
ini di LOMBOk  bukan di BALI


jalan jalan ke Taman nermada lombok


Sekilas taman ini,
Suasananya kita dibawa serasa sedang berada di Bali,
suasana Hindu cukup terasa disini..

Juga terdapat pura, Air suci, Pendopo seperti Jogja
bahkan Kolam ikan, dan Takjub juga ada kolam renang disini
(Kalau Kolam renang ini, pasti additional, baru di bangun
Kalau di lihat di foto,
pasti pada percaya saya lagi di Bali dan bukan di Lombok hiiks..


dzilly,jalan jalan ke Taman nermada lombok




jalan jalan ke Taman nermada lombok
Bagian atas Taman Narmada

jalan jalan ke Taman nermada lombok
Taman Narmada tampak dari atas

Sepertinya ada Pasangan yang lagi Kasmaran
yang meninggalkan rangkaian -
Lambang Love dari Bunga Kamboja
di TamanNarmada ini...

Lumayan deh dapat background foto yang asyik :)

dzarifa,love picture,jalan jalan ke Taman nermada lombok
Maaf, Pedagang Buah-buahan di Pendopo ini
sedikit merusak pemandangan Taman,

foto dengan nangka,love picture,dzarifa
Di Sangka Durian sama si kecilku.. :)

pendopo di lombok,taman narmada lombok
Jadi Ingat jogya..


Puas Keliling
Mendadak gerimis, kita langsung berlari menuju mobil.
(ketika menuju Pintu luar)
uups mampir dulu dink, ke Pedagang Souvenir

maklum deh ibu-ibu gak bisa liat souvenir-2xan
Pedagang disini di kelola dengan rapi
Tampak Toko yang berjaja rapi, di belakang Pendopo
(naah gitu donk, khan bagus kalo tertib jualannya)

----

Kemudian lanjut ke tempat wisata terakhir kita di lombok,
Pengenya sih ke Desa Sade, cuma Karena takut tidak keburu,
akhirnya si sopir mengantar kita ke Desa Sukarara (baca desa SukaRare),

Tadinya Agak Kesal sama sang Supir
Sebenarnya, saya tidak tepat di Desa Sukarara yang Asli
Karena sang Supir, mengantarkan saya
Semacam tempat Toko souvenir -
khusus menjual songket-songket khas lombok.

Kata Sang Supir sih,
Di Desa Sade, wisatawan malah tidak di izinkan belajar menenun

sukarare lombok,dzarifa
Baca SukaRare
Penampilan Toko souvenir ini,
tidaklah mewah dan tidak mempunyai tampilan Lay out yang enak di Lihat
Namun mereka memiliki Karyawan atau SPG
yang juga merangkap sebagai Guide,
menerangkan sedikit Budaya Suku Sasa.

dan Toko souvenir ini juga menyediakan,
Rumah Lambung, rumah Khas Suku Sasak
Jadi sambil Belanja, juga Toko souvenir ini
menyediakan Memperbolehkan wisatawan
berfoto disini, Bahkan juga menyediakan
Lengkap dengan Baju Adat Suku Sasak

foto dengan baju adat sukarare lombok,dzarifa



dan Juga di Toko souvenir ini
Juga terdapat pengrajin songket
dan kita bisa mencoba dan belajar membuat songket.

Hebatnya suku Sasak ini,
melestarikan tenun ini, secara turun temurun sampai sekarang.
Katanya kalau suku Sasak khusus perempuan,
jika belum bisa menenun,
maka mereka belum bisa di izinkan untuk menikah, 
(Jarang-jarang khan di Budaya ini, masih ada di tempat lain)
dan laki-laki tidak di perbolehkan untuk-
menenun songket karena bisa impotent waddoow..


belajar menenun kain lombok,sukarare lombok,dewiezul


Ketika itu Saya juga mencoba membuat songket.
Mmm sedikit ribet juga yaa untuk membuat songket,
harus tau trik n triknya hafal posisi benangnya,
katanya sih untuk membuat songket 10cm saja
butuh waktu 1hari wadduh, butuh kesabaran bener..

Namun kesabaran saya tidak ter-uji
ketika si pengrajin songket yang Menemani saya,
berbisik-bisik, tiap sebentar minta bantuan uang,
kasih dia seiklasnya, anaknya masih kecil-kecil butuh dana.. 
dan bla-bla
Uuh males banget, gak usah sepanjang belajar nenun..
Bisik-bisik terus doonk..

buru-buru udahan ah,
ketika si pengrajin tidak henti-hentinya berbisik
di sela-sela, mengajari menenun
Saya jadi tidak konsen dan hafal benang harus masuk kemana.. Hiiks

Bukannya tidak ingin membantu
Harusnya pihak toko melarang,
dan mengelola dengan Baik
penenun dan Karyawan mereka agar-
tidak seperti ini kepada wisatawan,
agar Wisatawan lebih betah berada di lombok

Oya disini desa sukurara ini
yang paling menyenangkan adalah kita bisa berfoto
dengan pakaian adat lombok loh..
Banyak juga bule yang minat dengan berfoto pakai baju adat disini,
termasuk saya bule nya hehe


menggunakan baju adat lombok,sukarare lombok,dzarifa



menggunakan baju adat lombok,sukarare lombok,dzarifa


Jadilah kita punya foto keluarga disini..
Dan biayanya se-iklasnya,
sudah dipinjamkan baju dan sudah termasuk dipakaikan..
dan Karyawan yang merangkap guide
bisa membantu untuk memfoto-kan kita
dan lagi-lagi di tagih terus, biaya se-ikhlasnya bu...
uugh...bikin gak nyaman


menggunakan baju adat lombok,sukarare lombok,dzarifa


foto baju adat lombok,sukarare lombok,dewizul,zulfiyan


oya, saya mencoba keliling Toko Souvenir ini
dan mencoba bertanya Harga Songket yang mereka tawarkan
dengan Harga Luar Binasa,

mmm..Tadinya sih saya tertarik membeli
Kain tenun Motif rang-rang
Namun mereka se-enaknya bilang tenun ini harganya 500rb lah, 1juta lah..
mmm..akhirnya batal beli deh..
lagian saya mau kemana, mau pake songket beginian..
Bagi Saya, Songket Padang tetap is the Best..

Akhirnya dari Pada tidak enak,
saya cukup membeli Tas ciri khas Lombok dengan Harga @Rp 50.000
makin dongkol,
ketika di airport ketemu dengan Tas model yang sama
Harganya cuma @35rb, bahkan di Bali cuma @15rb
waaduuh siaaull....

Namun selama 4 hari, di Lombok

 Kesimpulannya sih, Ending nya cukup menyenangkan berada di Lombok ini dan sangat berkesan..

Next trip pengen ke lombok 2 mingguan,
santai-santai di pantai seperti bule ..
Dan ingin ke Pantai Pink..
Mudah-mudahan pemerintah di Lombok,
membangun akses yang lebih gampang menuju pantai pink ini..

dari Desa Sukurara ini, kita langsung menuju Airport
next Trip BALI.. i'm comming..


Cerita sebelumnya (baca juga) :





1hari, 3 Pantai di Lombok


No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---