12 January 2015

Lupa snorkling, berada di Inlander Gili

Ajjiib..
Pemandangan seru disini..
Bule dimana mana, lihat kiri bule, lihat kanan bule..
Cocok banget buat ibu-ibu hamil, yang pingin anaknya -
kayak bule, waddow apa coba?? xixixi.. 

jalan jalan ke gili trawangan bersama anak

Ternyata Banyak juga rombongan bule dengan koper
dan bagpacknya segaban kelihatan di pinggir pantai ini, seperti saya :),
tadi kenapa pada gak ketemu yaa?

Gili trawagan merupakan sebuah pulau kecil yang bebas polusi,
tidak ada motor atau mobil yang dii izinkan disini,
bahkan polisipun juga tidak ada,
hanya di gantikan oleh petugas-petugas keamanan disini.


hotel dusun sade di gili trawangan bersama anak

Membayangkan pulaunya pasti bersih dan asri,
namun ternyata tidak sebersih dan seindah yang di bayangkan,
banyak sampah dimana-mana,
oow mungkin, karena peak seasson..
sehingga kebersihannya kurang terjaga

Bahkan angkutan umumnya,
bernama cidomo/andong hilir mudik disepanjang gili,
kotoran cidomo ada dimana-mana,
jika berjalan kaki, harus waspada lihat bawah.. 
Apakah terinjak kotoran cidomo atau tidak weeak..
dan sepeda pun tidak kalah banyak dari motor di jakarta

Sesuai dengan prediksi saya,
Hotel Inlander Gili trawangan yang sudah saya booking ini,
masih Βaru dan agak jauh dari Pelabuhan gili trawangan ini,
yang ternyata bernama central beach.

Bahkan beberapa penduduk sekitar,
saya mencoba untuk menanyakan lokasi hotel,
mereka malah geleng-geleng kebingungan.. 

naik cidomo di gili trawangan bersama anak

Yaa sutralah..
Mau gak mau dan harus, saya terpaksa stop cimodo..
Dengan yakin si abang cidomonya bilang tahu lokasi hotel.
Dan benar saja,
Lokasi hotel yang saya booking memang cukup jauh dari central beach..
Rasanya cukup repot dan jauh menuju hotel
bersama anak-anak dengan berjalan Kaki atau
dengan menyewa sepeta plus koper segede gaban begini

Dan jalanan menuju hotel masih tidak rata,
jalanan berundak-undak naik turun,
kadang-kadang ada batu dan pepohonan,
melewati gang dan keluar gang,
kiri kanan masih banyak terdapat rumah asli penduduk-
terbuat dari kayu, dan beberapa sudah disulap menjadi penginapan.

Si abang Cidomo, sampai bilang,
ini merupakan cidomo offroad
bukan lagi Jeep offroad hehe..
seruu juga, enjoy aja


Akhirnya sampailah kita di Penginapan -
yang sudah kita booking via agoda.com
 
Dan saya harus membayar jasa cidomo dari -
central beach ke penginapan sebesar 75rb woow.

Perjalanan cidomo offroad tadi terbayarkan
Oleh Pesona Hotel dan Pemandangan sekitar-
Hotel yang masih tampak Asri dan Alami..

Penginapan hari ke2 yang saya pilih,
Sengaja bertema rumah desa sade..
Ingin merasakan nginap di suasana pedesaan ala dusun sade..
Kapan lagi merasakan Penginapan Ala-
Penduduk Asli Suku Lombok
tarif Penginapan Inlander Gili Inlander ini
sekitar 350-450ribu/kamar





Dan suasananya dapat banget..
Walaupun penginapan ini tidak terlalu luas, cuma tersedia 5kamar,
dan masing-masing kamar cuma ada tempat tidur,
kaca besar dan toilet cukup besar tanpa atap yang -
bikin unik dan udara terasa sejuk..dan teras yang lumayan nyaman

Tersedia fasilitas AC dan Sarapan,
Namun Layaknya seperti desa-desa,
Penginapan disini Tidak Ada Fasilitas TV dan Air Panas
Namun Dont worry tersedia Free Wifi..

sayangnya, antara satu kamar
dengan kamar sebelah, suka tidak kedap suara..
Jadi kami harus bicara pelan-pelan ataupun berbisik weedalah...




Aah..
saking nyamannya,
karena tidak ada TV di kamar,
hanya hawa dan suasana yang sejuk
maka cukup lama kita di kamar ini
Sampai-sampai kita bisa istirahat tidur siang,
dan kita lupa untuk makan siang,
(sayang penginapan ini tidak terdapat -
restoran hanya tersedia sarapan pagi. Sesuai pesanan..)

Tidur-tiduran di penginapan ala dusun sade ini,
bikin kita lupa snorkling dan diving..
Aaahh.. Cukup menyesal juga kita melewatkan snorking/diving siang itu.



Jam 4, Akhirnya di sore hari yang masih terang di gili, kita keluar hotel.
Fasilitas hotel ini, free 2 buah sepeda.
Namun sayang tidak ada sepeda yang cocok untuk anak-anak saat itu..

Alhasil kita,
Menuju pantai dan keliling gili trawangan dengan berjalan kaki..
Dan selalu waspada melihat ke bawah xixixi

Cukup ambil hikmahnya saja..
Dengan berjalan kaki
Bisa olahraga bikin sehat,
karena di jakarta sulit Sekali untuk berjalan kaki :)

10 menit,
Sampailah kita di pantai lainnya, dengan suasana sedikit sepi..
Terus jalan menuju central beach..

Jika capek, berhenti sejenak bermain pasir,
makan bakso di pinggir pantai atau pun -
membeli jagung seharga 10rb, untuk bule 15rb xixixi..



Jika anak-anak capek..
Bisa lanjut naik cidomo, melihat sunset..
Berhenti sejenak untuk romantic dinner,
di cozy restoran yang kiri kanan merupakan bule..
Saya sampai Lupa sedang berada di Indonesia.

oya,meskipun kita memewati gang-gang kecil
tetap saja ber-papasan dengan cidomo
kalau bukan cidomo yang membawa orang,
atau cidomo khusus barang-barang,
isinya kalau tidak bawa Batu, pasti membawa Beer..
Sehabis dinner, kita jalan sebentar menuju Pasar Malam,
yang berada di sekitar villa ombak (villa terbesar di trawangan)

Jika lelah jalan kaki dan bersepeda
Silahkan naik cidomo kembali..

wuuiz..untuk menjaga ke-narsisan
saya tidak lupa melewatkan acara Photoshoot ala Prewedding di hotel ini 
wkwkwk...

event Prewedding saya.. :)

Jangan salah, tarif cidomo di gili trawangan -
lebih mahal dari pada taxi di jakarta,
dengan argo minimal 50rb, 75rb atau
keliling gili trawangan 100rb, bisa untuk 4 orang penumpang dewasa

Dan untuk tarif penyewaan sepeda sekitar 40-50rb pada peakseasson..

Mmm..
Ternyata Biaya hidup cukup tinggi berada digili ini

Ḧ̤ä̤p̤̈p̤̈ÿ̤ holiday 


Cerita sebelumnya (baca juga) :

Santika kuta OOhh Santika
Schedule (kalau) Jalan-jalan ke Lombok
Kursi Lion Air 29ABCD saya..


No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---