08 January 2015

Kursi Lion Air 29ABCD saya..

Akhirnya, Datang juga Hari yang telah di nanti-nanti
Setelah melewati masa-masa kritis dan menegangkan..
20hari sebelum nya nyokap operasi
3sampai 1 hari sebelum berangkat,
bokap sakit parah, sampai akhirnya harus di rawat di R.s
Untunglah, ada kakak dan adik yang standby mengantikan posisiku :)
maafkan  anakmu ya pap...

si bolang, jam 1/2 4 Pagi sudah ready di airport

Soalnya mau di cancel pergi juga sayang banget..
Dari flight tiket PP, hotel dan rental mobil sudah full di bayar..
Sudah pasti hangus 100%

Jam 3 pagi,
taksi yang sudah di pesan sudah datang..
Saya karena takut kebablasan dalam tidur,
akhirnya saya memilih tidak tidur..
(Dengan presepsi, di pesawat dan di mobil rentalan-
 nanti bisa di ganti tidurnya hiiks)

Yang namanya pagi dijalanan,
Yaa pastinya bebas macet,
tidak lama ½ jam tembus sampe airport..

Saya GR amat, 1/2 4 gitu di aiprort masih sepi..
Ternyata suasananya udah kayak pasar..
Ampun dah.. Liburan cuuy

Penerbangan jam 5,
Jam ½ 5, sudah di ruang tunggu
Dan langsung menuju bus airport,
saya pikir dekat seperti biasa,
namun ternyata sepertinya posisinya-
berada di Terminal 3 Nun jauh disana..
Akhirnya kita muter-muter kawasan airport lah di waktu subuh..

Seperti biasa..
Entah kenapa saya sekeluarga,
selalu sering dapat kursi paling belakang, atau di kursi arah belakang,
Padahal saya selalu berpegian bersama anak -
usia 5 dan 8 tahun, harusnya berada di kursi tengah atau agak depan..
tapi yaa sudahlah malas protes2..
(lagian berada di kursi nomer manapun bagi saya dan Kami sama..)
Terasa Guncangan atau tidak, merupakan resiko naik pesawat..

Nah penerbangan kali ini dengan Lion Air,
lagi-lagi saya mendapat kursi 29A,B,C,D
Dengan PD pasti kursi paling belakang..

Sayang karena penerbangan Subuh,
Maka yang dibuka hanyalah pintu dan tangga depan.
Akhirnya dengan sabar,
Kami menuju kursi paling belakang..

Di dalam pesawat kondisi sedikit ricuh dan ramai,
saya pikir mungkin banyak penumpang yang bergantian nomor tempat duduk..

Dan saya tetap menuju no. Kursi saya 29A,B,C,D
Laah shock banget,
Begitu tau, no. Kursi 29 tidak ada.
kursi pesawat saat itu hanya ada sampai 28 wadoow..

tiket check in saya tertera kursi 29, dan nomer ini Benar..
rasanya saya tidak dalam kondisi mengantuk dan sadar 100%..
(meskipun belum tidur dari tadi)

Penumpang sekitar,
Yang mengetahui keadaan kami,
Yang sedang binggung mencari
Kursi no. 29,
Ada yang tertawa geli melihat kondisi saat itu, dan termasuk saya..
"Selain marah, dan shock, Saya juga tidak dapat menahan tidak ketawa"

Para kru pesawat maupun petugas di lapangan cukup sibuk,
mengurusi trouble seat ini..

Trus saya bertanya dengan petugas yang mengatur kursi..sepertinya bukan pramugara,

Saya : "Mas, saya duduk di no. 29"
Kru : agak sedikit kesal dia jawab, "iya ibu langsung duduk saja di no. 29"
Saya: "tapi mas, kursi no. 29 tidak ada"
Kru : $$$?!!?!? Langsung cek nomer di 29, beneran tidak ada

Kru : ibu berapa orang?
Saya : saya ber4, dengan anak
Kru: oke coba, kursi no. 7,
Sepertinya ada yang kosong..
Akhirnya saya duduk dengan tenang,
di kursi depan :) asyiik..

Plooong??
Ternyata masalah di pesawat belum kelar..
Ternyata masih ada beberapa penumpang,
yang terlambat naik pesawat.. Dan double seat lagi..

Di ticket check in, ibu-ibu ber4 bersama keluarga, dapat kursi di no. 8
Laah, ternyata di kursi 8 sudah ada penumpang
yang telah duduk, dan ternyata dia juga seat no. 8

Waduuh.. Kacaau
Riuuh lah..
Ada juga beberapa rombongan
penumpang korea yang bertanya-tanya, dan nyerocoss pake bahasa dia.
Dan mereka juga double seat dengan lainnya

Waah ini sepertinya pesawatnya di ganti,
Namun tidak memperhatikan jumlah dan no kursi penumpang di pesawat..
Mungkin hanya melihat jumlah total penumpang saja..

Untunglah
Para kru cukup sabar dan cepat mengatasi masalah..
Para penumpang saling mengalah,
Menempati kursi-kursi yang kosong saja,
meskipun harus duduk berpencar dengan keluarga lainnya
Dan mencoba memaklumi situasi

Entah apa masalah yang sebenarnya..
Seumur-umur baru kali ini kejadian trouble seat seperti ini.

Karena sepertinya keadaan agak riyuh saat itu, saya pun panic..
Pikiran udah macam-macam..
Dalam hati
Apakah Mungkin ada sabotase atau pembajakan pesawat ??!!
(Walaah effect nonton airforce one hehe)

Lion air,pengalaman naik Lion air

Di dalam pesawat yang masih sibuk mengatur kursi
(Seperti anggota DPR saja, berebut kursi)
"Saya berpikir harus cepat update status dan memberitahu saudara saya yang lainnya"
Kalau-kalau nantinya ada masalah di Pesawat ini,
Biar keluarga juga tau keadaan yang sebenarnya..

Meskipun pesawat delay 20-30menitan
Gara-gara, trouble seat..
اَلْحَمْدُلِلّهِ رَبِّ العَا لَمِيْ .
Kita semua sampai dengan ⓢⓔⓛⓐⓜⓐⓣ di kota LOMBOK..

Dan tepat 1 hari setelahnya..
Saat kami sedang liburan,
mendengar Pesawat Airasia QZ 8501
jatuh di perairan dari Surabaya menuju Singapore..

Waduuh seandainya..
Penerbangana kami, setelah mendengar pesawat jatuh,
Pasti banyak penumpang yang berdebar-debar,
kondisi riuh menjadi ricuh yaa,
atau mungkin membatalkan penerbangan, karena kondisi kemaren..

Nb:
Sebelum berpergian,
Ada baiknya kita memberikan jadwal penerbangan
dan flight no. Berapa kepada saudara yang tidak berpergian
Seandainya ada masalah, bisa cepat-cepat mengambil tindaka..

Have a save Flight..


baca juga :
Alat tempur jika Ke Pantai
Schedule (kalau) Jalan-jalan ke Lombok



No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---