11 January 2015

Cerita menuju Gili Trawangan

Pagi pagi sudah sarapan di hotel.
Karena milih hotel yang murmer.
cerita sebelumnya disini
Maka makanan nya pun jangan berharap mewah,



Cukup pesan pancake atau roti bakar..
atau tidak sama-sekali
Sudah itu saja, tidak ada pilihan menu lainnya,
atau jangan berharap hidangan ala buffet seperti hotel lainnya,
yang ada Pelayan dengan baju kaos biasa (tanpa seragam)
dan rambut sedikit kucel xixi


menu Bule Kere kayak gini mah..

Untunglah, dapat breakfast untuk ber4,
dengan rasa biasa saja,
cukuplah sekedar menganjal perut di pagi hari...


Tujuan hari ini hanya 1 adalah menginap di Gili Trawangan,
Kita sudah pesan akomodasi ke gili -
via hotel dan dijemput dengan mobil Van jam 8.30,
dengan biaya Rp 75rb (sudah termasuk tiket boat ke gili trawangan)

Jam 8.30 kita sudah standby di Lobby..
Ingat-ingat, setiap objek wisata yang banyak bulenya.
Pekerja dan lingkungannya pastilah juga sudah terbiasa ontime..
Maka sayapun harus ontime..
Biar gak kebablasan, saya pasai weker 10 menit sebelumnya.
Karena biasanya Bule sangat marah kalo kita tidak ontime loh..
Gak nyaman khan?

Wuiih karena kita rencana nginap di gili trawangan, 
jadilah kita nyeret-nyeret koper lagi yang segede bagong..

Ternyata rombongan kita di mobil Van -
nyaris semua Bule ada 7orang+4orang keluarga saya,
dan mereka semua membawa bagpack.
Kalo saya sih.. Turis Koper hihihi
Semua peralatan di letakkan di atas mobil ini..


Ini untuk ke2 kalinya saya 1 van dengan rombongan bule,
(setelah beberapa tahun lalu ke Bali)
Saya sih senang, 1 van dengan para bule-bule ini,
serasa adventure sejati wkwkwk..

Dari senggigi ke Bangsal (nama pelabuhan menuju gili),
Sekitar 45-60menit, ternyata jarak wisata lombok jauh-jauh yaa

Jam 9.30 kita sampai di bangsal,
Transit di restoran, disuruh nunggu dulu,
katanya sih kapalnya berangkat jam 10 hiiks..

Banyak juga calo beredar di restoran ini,
malah sempat-sempatnya menawarkan jasa rental dan
boat balik dari gili ke lombok..
Baiknya sih jangan mau,
kali aja berubah pikiran mau coba private boat,
soalnya pelabuhannya berbeda..

Tarif tikett, menyeberangi Gili Trawangan

Dan lagian, tiket normalnya cuma 15rb, eh mereka jual 75rb.. Sia-ul tuh,
Makin sia-ul lagi,
kita si paksa naik cimodo atau delman,
dari restoran ke pelabuhan, paling jaraknya cuma 100m!
dengan biaya 50rb.. Gubraak !
(Pemerintahan disini, perlu memperhatikan-
kenyamanan wisata, kalo begini bikin kapok wisata loh..)



Di Pelabuhan yang bernama Bangsal ini,
tampak tidak bersih, kurang indah di pandang.
banyak barang-barang kebutuhan harian
yang siap di angkut menuju gili trawangan.
banyak calo dan pedagang yang siap berangkat menuju gili
dan bule pun tampak banyak disini..
 
Bahasa Kerennya sih Public Boat, bahasa kitanya Perahu Kayu..


Nah, ada untung/tidaknya,
di Bangsal ini terdapat banyak porter yang siap membantu-
mengangkut barang kita ke atas kapal,
tentunya tidak gratis dan mahal, mereka minta 30rb..
Menurut saya sih lebih baik ada tapi bayar mahal, 
daripada tidak ada dan tidak mengeluarkan uang.

Seperti pengalaman sampai di Gili trawangan,
ternyata Di sini tidak ada Porter,
alhasil kita harus menuruni koper kita yang segede bagong,
sendiri dan basah2an pula..,
padahal sudah siapkan uang 30rb (lagi) !
Hemat atau buntung kalo gini? Hihihi

(dikapal itu, sepertinya saya dan keluargalah -
yang sepertinya bakal nginap di gili),
yang lainnya santai cuma membawa 1 kantong,
bisa jadi mereka PP

Pengalaman seru

Karena peakseasson, kapal berangkat tidak menunggu lama,
dan mungkin karena ada koper saya yang segede Gaban-
sudah nangkring di tengah kapal,

Pas mau berangkat, kucuk kucuk datang kasur-
dan di angkat ke tengah kapal,
dan sebagai penganjalnya adalah koper saya.. Hiiiks..
Semua orang protes, jangan disini..
Jangan disini-jangan disini, atau si bule ngerocos bilang "woow nice view", 
akhirnya kapal pun berangkat dengan pemandangan Pulau kapuk 
dan bukan pulau trawangan hahaha

½ jam sampailah, saya dan public boat di Gili trawangan
Tidak terlalu terasa ombak kencang,
Karena kapal cukup besar dan seimbang..

Setelah berjuang menurunkan Koper
saya yang harus basah-basahan diPinggir Pantai

Dan dalam hati,
Saya Mengatakan
"ⓢⓔⓛⓐⓜⓐⓣ datang di Gili Trawangan.."

No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---