13 July 2013

Playhouse Land, bisa jadi saingan Kidzania kah??

Yuhuu..ada permainan baru di Jakarta..
begitu sambutan riang anak-anakku,termasuk riang juga buat ibunya hehhe

PlayHouse Land, ya itulah nama arena permainan baru berada di dalam Kawasan Mall Central Park, Lantai 3-5, Jl.S.Parman Jakara Barat (sebelah mall Taman Anggrek jakbar)

Begitu sampai arena permainan..
Siap-siap wajah ibu-ibu dan orang tua, mulai cemberut deh..
dilema, antara nyuruh anak-anaknya main atau tidak..
karena untuk masuk arena ini, harus merogoh kocek cukup dalam,

Tiket masuk PlayHouse Land :


Tiket masuk PlayHouse Land :
Senin-kamis                       :Rp 110.000
Jumat-Minggu (hari Libur):Rp 140.000
<5tahun &Lansia               :Free
Namun ada diskon 20% untuk pengguna Flazz BCA (pada saat itu)
*Pendamping dan Orang tua bayaran sama dengan Tarif anak-anak 

Sedikit sebal dan Binggung, karena orang tua ataupun pendamping juga harus bayar full di pintu masuk. sebenarnya permainannya seperti apa sih di dalam??, makin penasaran..

di pintu masuk, kita di beri kartu Pass, yang nantinya akan di cap/stempel sebagai tanda sudah pernah mengikuti permainan, dan sepertinya permainan ini bisa di ulang sampai beberapa kali pada hari yang sama, atau membawa kartu itu lagi pada waktu yang berbeda. Tentunya yang di berikan kartu Pass tersebut hanyalah anak-anak..padahal sih orang tua juga bayar full hikkss...


Pertama kali masuk arena,celingak celinguk..gimana mainnya..
di Pintu masuk kita di samperin opleh kakak2 petugas, namun hanya menunjuk tempat permainan yang ingin dimainin..oooo..baru tahu, kayaknya arena ini mirip-mirip dengan konsep kidzania.
di Playhouse Land ini ternyata ada arena mini marketnya,arena bank, arena dokter-dokteran, design Cupmie, casting TV,Penyiar radio,detektif cilik dan lain-lain..., namun disini tidak menggunakan waktu ataupun timing pada saat permainan. (apa karena baru dan masih sepi ya??), jadi layaknya seperti namanya, anak-anak berada seperti bermain di rumah, bebas sepuasnya bermain sampai bosan..


Penampilan mbak-mbak pendamping anak-anak,custom Pink-hitam

Tetap dengan sedikit binggung di arena permainan ini, karena Kakak-kakak/SPG disana tidak interaktif mengajarkan anak-anak bermainan, bahkan cenderung sedikit panik ketika terdapat 3 atau 4 anak-anak bermain di satu arena (maklumlah masih baru).

Begitu arena ini dikelilingi, ternyata tidak begitu banyak aneka pilihan permainan, berbeda sekali dengan kidzania, yang begitu banyak profesi yang harus di mainkan si anak (tampak dalam 2 lantai kawasan kidzania), tampak anak-anak sudah mulai binggung dan jenuh permainan yang ini sudah, mau di mainin lagi sudah malas..



Tampaknya, hanya 3 permainan yang sangat menarik minat anakku pada saat itu, yaitu 
  1. Arena Indomie, design cup indomie kreasi sendiri,(meskipun untuk mencetak hasil design harus bayar lagi Rp 10rb/cup), 
  2. Arena Manulife, mencari puzzle sesuai komputer
  3. Arena Daihatsu, mengendarai mobil dan merakit moibil secara komputerize

Sementara area yang kata sampai lantai 5 paling atas adalah resto, yang juga tampak masih sepi..

mmm..sejauh ini sih,kesan disana tidak terlalu menarik dibandingkan dengan biaya masuk yang harus dikeluarkan orang tua, permainan ini benar-benar seperti layaknya bermain di rumah, tidak ada yang terlalu special (kecuali untuk siaran radio). Dan JUJUR tentu saja KIDZANIA jauh lebih menarik buat anak-anak dan orang tua.

sekedar saran sih:
mungkin konsep bermain dirumah seikit diganti dengan permaian yang lebih menarik minat anak-anak, seperti profesi yang di kidzania, dan mainannya pun juga jangan pakai mainan yang banyak terdapat di pasaran.








No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---