16 March 2013

(menjadi) naked travelling di melaka

lanjut dari story sebelumnya



Banyak hal yang bisa dilihat jika berada sekitar kawasan Taming sari ini, antara lain adalah monument kereta api dan pesawat terbang kecil, dan Bomba (semacam mobil pemadam kebakaran) entah kenapa ada kereta api mejeng dan mangkal disini, seperti ini kereta api dan pesawat terbang yang pertama kali mangkal sebagai transportasi di Melaka ini ya, dan membawa perubahan pada sejarah Negara Melaka. (maaf tidak sempat membaca literaturnya,karena di tungguin sama abang becak siaul tadi..)



Sangat menarik hati, ada beberapa wanita Hindia, botak di sedang wisata disini, bhiksu kah??

mmm..mendadak gue ga selera jalan-jalan lama disini..

ntar aja deh, abis dari duck tour, akhirnya mangkal 1 jam di ducktour..

(yaa iyalah daripada ntar di tinggal ducktour), nangis bombai ilang Rp150rb lagi hahaha 
ducktour at melaka

Sebenarnya sih, ini, bukan pengalaman pertama naik duck tour, sebelumnya juga pernah naik duck tour di Singapore.., sebenarnya sih sudah terbayang seperti apa, pastinya ga akan lebih seru naik duck tour di melaka ini daripada singapore, karena dengan asumsi, sendirian, dan kota melaka ini tidak lebih menarik daripada singapore..


Tapi ya sudahlah, dengan lagi-lagi menggunakan  prinsip .

“Sekali-sekali kapan lagi” hahaha..

Karena situasi gongxi, public holidaynya Melaka (dan long weekend), maka Melaka ini mendadak ramai dan macet..





Ducktour datang dengan waktu yang sedikit mepet



Duck tour melaka ini, ternyata masih di import dari negerinya LONDON.. (dilondonpun juga terkenal duck tour ini), dan di melakapun juga Cuma punya 1 bebek ini, kenapa ya?? Padahal antusias nya cukup tinggi kok.., mungkin karena maintancene nya mahal or Cuma hari tertentu saja mu ngkin yang rame yaa.. (beda banget dengan Singapore, yang mempunyai beberapa duck tour), dan marketingnya banyak berkeliaran dengan gigih menawarkan jasa duck tour ini)



Okay..jam 1telat 5 menit, duck tour ini berangkat.

Dan duduk sesuai dengan tempat duduk.untunglah gue mendapatkan tempat duduk di pinggir, jadi bebas futu2 view.., Cuma garing saja, tidak ada yang meng-abadikan moment gue naik duck tour disini wkwkwk.

Seperti biasa, awalnya duck tour ini, mengelilingi kota. (yaa paling hanya pusat kota, tidak semua lokasi dikelilingi, se-1/4 kotapun juga enggak), trus..guidenya sibuk dengan cerita-cerita tentang sejarah Melaka, sejarah kerajaannya dan bla-bla…

Akhirnya kita siap-siap deh menuju laut atau selat Melaka.



Nah ada satu yang unik, disini, dibangun mesjid terapung, nama MESJID SELAT MELAKA  ini, dibangun dengan bawahnya laut, sayang saat itu sedang surut, jadi tiang mesjidpun kelihatan.

Jika sedang pasang, maka mesjid ini tampak seperti terapung. (seperti mesjid yang ada di kota makasar).


Mesjid melaka, mesjid terapung melaka

Mesjid ini, cukup bagus, dan cukup besar, Cuma sayang karena lokasinya yang sedikit nyelip di dalam, dan kawasannya baru sedang di bangun, (tampak beberapa apartement, yang sedang dibangun),dan akses Cuma melalui mobil (tidak ada ojek maupun angkot disini hahaa), maka mesjid ini, cenderung sepi.



Seperti layaknya duck tour, kendaraan ini, sejenis amphibi..

Kendaraan ini, bisa di darat dan bisa di laut..

Begitu duck tour ini, masuk ke laut, maka roda/ban nya masuk kedalam, dan sopirnya pun juga ikutan berganti..(apa karena beda cara mengendarainya yak..??).

Dari laut/selat ini, tampak sekali, daerah Melaka Malaysia ini, sedang melakukan gebrakan pesat, melakukan pembangunan dimana-mana..dan kawasannya pun juga masih banyak yang kosong, dengan tatakota yang cenderung bagus, dengan jalan-jalan raya yang besar dan luas. (beda banget dengan di Indonesia.., cenderung mengumpulkan penduduknya terlebih dahulu, sesudah padat, baru deh melakukan pembangunan hiiks., efeknya jalan-jalan di Indonesia tuh kecil-kecil dan amat susah menggusur penduduk yang sudah ada).


Duck tour ini jika sudah ada di laut, guidenya tidak banyak bicara..

Yaa iyalah, secara ga ada yang mau dilihat dari laut mereka hahha, airnya juga kuning dan tidak biru.



Tepat 1jam perjalanan dengan si bebek ini, akhirnya mendarat lagi di tempat mangkalnya. Berada tepat pada menara taming sari.



Lanjuttt…

Rasanya pengen naik taming Sari. tapi apa daya liat antriannya  masih panjaaang beneer.. ya sudahlah,lupakan..

Coba cari wisata lain..

Oww ternyata di daerah dekat taming sari sini, masih banyak tempat wisata lainnya, berada di belakang kawasan taming sari, terdapat muzium samudera, dengan tanda kadanya kapal hitam besar.. (seperti restoran ah-poong sentul hiiks..)




Tiket muzium samudera ini sekitar RM 6 untuk dewasa, dan RM 2 untuk anak2, karena mereka kekurangan orang untuk tenaga kerja, jadinya ya, hanya 1 orang untuk penjaga karcis. Sekarang ya, butuh kejujuran anda untuk membeli tiket disini. Haha..



Masuk ke musium ini otomatis bisa akses untuk 3 muzium.

A.     Muzium Replica kapal de flor de la mar

B.     Muzium di radja Malaysia

C.     Muzium samudera Fasa



Dalam muzium samudera terdapat 2sisi pintu kiri dan kanan.



seperti layaknya sebuah muzium, tentunya bercerita tentang sejarah dan peristiwa masa lampau, museum ini juga di lengkapi dengan berbagai replika2 pendukung. seperti manekuen/boneka plus dengan text sejarah.terdapat 2 bahasa, bahasa melayu  dan bahasa inggris.

keluar dari museum ini,disambut dengan musium berikutnya, yaitu museum diraja malaysia.

dan museum meteor, museum ini bercerita tentang jatuhnya sebuah meteor

 lagi2 museum ini, dikotori oleh pedagang2 yang menjual barang didalam kawasan musium. sepertinya menurut gue sangat merusak penampilan keindahan suatu muzium. karena muzium itu tidak akan pernah di setting, untuk menjual lapak2 barang hiikks..

tapi ya sutralah.,..




Perjalanan lanjut ke melaka river..sebenarnya ini, juga ga ada yang istimewa, hanya duduk di atas kapal, hanya untuk melihat dan mengitari sepanjang sungai ini. Entah kenapa wisata ini, juga ramai dikunjungi.. melihat antrian panjang, akhirnya gue undurkan niat..next story ya

Nah jika berminat ke jonker walk, kawasan ada disekitar river melaka ini, hanya menyeberangi  jembatan yang ada kita dapat menuju ke jonker walk, namun jonker walk, baru buka sekitar jam 4 sore ya, kalo kata orang seh, ga ke melaka namanya kalo tidak ke jonker walk hiiks.. baca next story disini..






Karena saat gue kesana belum sore-sore amat, jadi di urungkan niat ke jonker walk..

Mending puasin diri dulu, travelling museum to museum melaka haha..



Beberapa Pilihan museum di melaka, saking banyaknya tidak sempat di kunjungi semua

Gara2 si abang becak siaul tadi, gue benar2 belum puas mengitari sana,

Akhirnya balik lagi ke Famosa Melaka, dengan menapaki anak tangga yang lumayan banyak dan tinggi, mana salah sepatu lagi, pake hak tinggi..tapi ya sutralah..untung sendirian, ga bawa anak.


say no to high heels at famosa..


Lagi2, Cuma berkata takjub..

Sebenarnya peningalan beginian amat banyak di negeri kita yaa.., Cuma sayang tidak di blow up dan tidak ekpose dan tidak dikelola menjadi sumber pendapatan pariwisata yaa.




at Famosa Melaka

Ini merupakan kawasan peninggalan sejarah, ketika protugis masuk dan (menjajah melaka), hanya tinggal puing2 kiri kanan dengan tembok berwarna bata, tanpa atap, jika gerimis or hujan, wisatawan bakal  bubar nih,. Untunglah saat itu cuaca sangat bagus, bahkan juga ada calon penganten mengadakan prewedding shoot.


Oya masuk kawasan ini sih free alias gratis tidak bayar..(duuh senangnya..)


prewedding shoot at Famosa Melaka


lanjut menuju Istana Kesultanan Melaka, masuk kawasan ini harus membayar  dengan rate RM 2, kids RM 1, 



Istana Kesultanan Melaka

Istana ini mengingatkan Istana maimundi medan..dengan tampilan rumah kayu, dan tampak sangat terawat, di dalam Istana ini, banyak peninggalana dan miniatur2 sejarah tentang melayu, termasuk Melaka, ada juga miniatur rumah adat padang, palembang riau dan lain-lainnya.., mungkin ada hubungannya ya dengan history perdagangan jaman dulu.. saya tidak terlalu membaca secara detail, meskipun cukup lama berputar2 disana hahaha..



mmm..berhubung hari ini, salah sepatu dengan high heels..maka kaki rasanya udah ga kuat, dan kudu balik ke RS mahkotamedical lagi..




oya di sekitar kawasan Taming sari ini, terdapat 3 Mall, saling berdekatan dan bisa di akses hanya dengan jalan kaki.

1.     Melaka mega Mall

2.     Mall Dataran Pahlawan

3.     Mall Parkson (gedung beli belah)



           

Jika anda tertarik liburan Melaka, bisa menginap di beberapa pilihan hotel disekitar sini, Hatten hotel,Mahkota hotel, atau banana inn, dan masih banyak hotel-hotel kecil, bintang (2 dan 3 )berada di sekitar sini, bahkan hotel backpackerpun juga ada (berada di depan, pangkalan duck tour), tinggal ngesot deh buat travelling hiiikss…





No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---