19 November 2011

di BALI--> kecak dance n halal food

cerita sebelumnya : 
 bali hai--> kereeen abis

Lanjut perjalanan menuju uluwatu, cukup jauh juga gue rasa, meskipun ga macet namun jalan inicukup berliku dan sedikit berbukit. Jarak tempuh tanjung benoa- uluwatu sekitar 30-45 menit, kita bahkan melewati GWK ataupun Dreamland (yang katanya Pulau ini, milik Tommy Soeharto)

untunglah, tadi kita sekeluarga cukup pulas tidur di cruise, sehingga cukup menghapus kepenatan, (setelah kecapek-an berenang di laut) 

di belakang, ada Monyet yang agak cemburu, ketika suami peluk gue...

Saat ini tujuan satu2 nya adalah melihat tari kecak/ kecak dance.
Ini adalah pertunjukan kecak dance yabg pertama gue lihat. Sudah beberapa kali ke uluwatu ini, namun tidak pernah datang di sore hari menjelang sunset. Ataupun hanya sekedar melihat pertunjukan Tari Barong di tempat yang berbeda.

Jika Siang Hari nya, di Uluwatu ini,, kita bisa melihat Pura Uluwatu, Pemandangan Uluwatu yang sangat bangus, view pemandangan ke bawah laut, dengan trap-trap yang cukup banyak, dan yang pastinya Hiburan dengan gerombongan Monyet liar yang berkeliaran sepanjang Pura. 
(namun bagi pengunjung Pura Uluwatu, di Harapkan Extra hati-hati dengan Monyet-monyet liar uluwatu ini, karena monyet ini cenderung nakal, liar, dan suka mencuri perhiasan dan peralatan yang dipakai turis/pengunjung, seperti anting, kalung, kacamata, bahkan kamera, entahlah benar atau tidak sepertinya monyet2 uluwatu ini, dilatih untuk mencuri, bahkan monyet-monyet uluwatu ini, kadang suka cemburu layaknya manusia, ketika ada yang bergandengan tangan monyet ini, akan berteriak keras, atau kemaren ketika gue ingin berfoto, suami hendak merangkul gue, tiba-tiba saja monyet ini datang dan hampir saja mencakar tangan suami gue.. Be Aware!

Jangan Lupa, siapkan Tongkat, cadangan untuk pengusir jika monyet-monyet ini datang,

Pemandangan Uluwatu yang sangat bangus



Tari kecak/ kecak dance atau terkenal juga dengan dance fire/ tarian api. 
Hanya ada 1x show tiap harinya dan itupun hanya dimulai menjelang maghrib, sebelum matahari tebenam/ sunset.
Dan pengunjung/ penonton dapat menikmarti sunset dari atas panggung ini.


Monyet-monyet liar uluwatu


Untuk menonton show tari kecak ini. Penonton di kenakan biaya Rp 70rb/0rangnya. Anak2 dan infant free. Tapi tetap dapat tempat duduk hehe

show tari kecak, di low seasson ini FULL

cuma sangat disayangkan, ruangan ini outdoor, duduk di atas panggung yang terbuat dari beton, dan tanpa ada tenda/pelindung di kala hujan/angin.
Apa jadinya jika di sini, tiba-tiba saja hujan, pastilah Bubar ataupun pertunjukan batal. 


dan kapasitas jumlah penontonnya pun tidaklah banyak, maximal mungkin sekitar 300-350 orang,  jika bulan november ini, masih kategori sepi, penontonnya full, apalagi jika di musim peak seasson ya??, pasti banyak pengunjung yang kecewa, karena tidak tersedianya tiket/bangku. apalagi untuk show Tari kecak/ kecak dance atau dance fire/ tarian api ini, saat ini belum ada semacam penjualan tiket online/ tidak bisa reservasi jauh hari sebelumnya. Penonton harus datang pada hari yang sama (hiiiksss..)


Masing2 penonton, dapat sinopsis cerita tarian kecak dance ini, dan bahasa pun di ikuti dari negara asal tourist
Yaaa karena gue berasal dari indonesia, maka dikasihlah dengan bahasa indonesia.

Sinopsis cerita tarian kecak dance ini, mengikuti bahasa dari pengunjung/penonton


Pertunjukan demi pertunjukan dilalui. Ceritanya cukup bagus. Dan yang paling menarik adalah iringan musik dari 70 orang penari laki2 ini. Mereka mengikuti dan membuat musik dan suara sendiri.(mmm..apa ga capek dan ga ilang suara ya, jika tiap hari begini??)

kabarnya semua penari ini, adalah penari tetap, dan dengan profesi yang tetap, semua di beri imbalan tiap 3bulan sekali dalam jumlah yang sama (kata guide sekitar 35juta/orang untuk 3bulan sekali, mmm harganya yang cukup fantastis buat para penari ini)


70 orang penari laki2 ini, sangat meramaikan suasana

Ditambah lagi suasana pas sunsetnya. Terlihat tampak cantik sekali dari atas pentas ini. Sungguh sempurna.


Suasana Sunset yang menabah Sempurna Pertunjukan Tari kecak/ kecak dance, dance fire/tarian api ini

 Dan tarian ditutup oleh api, kemudian dipadamkan dengan kaki. Mmm cukup kebal juga ya kakinya, jika tiap hari harus menginjak dan mematikan api.

Tarian Debus (tari penutup), Tahan dan Bisa mematikan Api


Pas kebetulan ada Pak Mentri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faisal dan Istri Shinta Annisa yang kebetulan juga hadir menyaksikan tari kecak ini. Meskipun datang, pas tarian hampir selesai. Tampak bapak mentri dan ibu ini tampil sederhana, pengawalan seadanya dan minus make up

Sayang banget, baterai kamera gue pas habis, ketika tarian mau selesai. Sehingga tidak bisa berfoto bersama bapak dan ibu mentri.

Dan juga sangat disayangkan, tidak bisa berfoto bersama para penari kecak dance ini. Karena ketika di foto pun mereka tetap heboooh.. Luchu bangeeet.

Hiiiksss rugi dech..
Pertunjukan kecak dance ini selesai sampai jam 7 malam, dari jam 6kurang (sebelum sunset)

Habis itu lanjut deh nyari makan malam.
Katanya ada masakan bali yang terkenal, frenchase dan halal, yaitu ayam betutu.


ayam betutu, icon masakan Halal di Bali


Karena adanya KTT ASEAN saat ini, polisi bali sedikit repot dan banyaknya jalan yang ditutup. Sehingga banyak terjadi kemacetan dan peralihan jalan selama ktt ini.
Masih untung karena gue ambil tour, daerahnya jauh dari jangkauan obama.
Dan baru kali ini jalanan tersendat dan berhenti.
Dari uluwatu sekitar jam 7 baru sampai jam 8.30 malam hiiik, untunglah anak2 tidak terlalu rewel minta makan malam,

Sampai juga kita di ayam betutu ini. Meskipun sudah bukan jam makan malam lagi. Resto ini tetap padat. Bahkan nyaris tak ada kursi. Dan pelayan nya tampak kelelahan dan tergesa gesa. Sayang tak ada senyuman di muka spg ayam betutu ini.

Gue sama suami nyobain ayam betutu 1/2 ekor.. Ga berapa lama, makanan sudah dimeja. 
Dan woooow, sayuran tumis kangkung dan ayam betutunya pedaaaaas banget. 
Pedesnya pake rawit n marica. Mmm pengalaman makan ayam betutu ini, hanya kesan pedas yang terasa hehehe, selebihnya apa ya, yang membuat ramai? Ah... Mungkin ga cocok dengab selera gue ataupun suami dan anak2.
Katanya ayam betutu ini sudah memiliki 2 frenchase di jakarta.

Sebenarnya Dari sini, kita mau shopping oleh2 di krisna, yang lokasinya tak jauh dari ayam ini. Namun karena guidenya sedikit keberatan, dan kita juga sedikit capek, langasung aja deh menuju hotel.
Oooghh akhirnya dapat juga tidur pulas untuk esok hari. Karena besok bisa bangun sedikit lebih lama hehehe

Sekedar Tips untuk berkunjung ke uluwatu ini:
  1. Jika berkunjung siang hari/hanya melihat Pura Uluwatu dan monyet uluwatu---> Jangan Lupa, siapkan Tongkat, cadangan untuk pengusir jika monyet-monyet ini datang, mereka sangat Liar dan suka mencuri perhiasan.
  2. Jika ingin menyaksikan Tarian dance fire/ tarian api, Kecak dance /tarian kecak--> diharapkan datang jam 5.30, karena jumlah kursi dan karcis cukup terbatas.
  3. dan silahkan memilih kursi tempat Paling ujung, karena dari kursi ujunglah, bisa puas menikmati sunset uluwatu ini.
  4. Untuk Kendaraan Ke Uluwatu, sebaiknya menggunakan jasa Travel, atau sewa Mobil, karena sangat minus Kendaraan disini.
  5. Jangan Lupa, siapkan Baterai Kamera dengan Full, jika tidak ingin ketinggalan moment penting ini
  6. Bagi yang Membawa Bayi/Anak, sebaiknya tidak membawa trolly, karena Pura Uluwatu ini, penuh dengan trap dan tangga, dan Akat mempersulit anda.



Next story: bali hai--> kereeen abis


cerita sebelumnya:


baca juga: 










Sent from my iPodtouch

2 comments:

  1. tulisannya mantap!

    oya akhir2 ini bali sedang musim hujan dan angin ya...
    ============
    NB : Jika anda sedang liburan ke Bali, dan mencari toko kue di Bali maka Soes Merdeka merupakan pilihan yang tepat karena Soes Merdeka memadukan resep tradisional dan proses pengolahannya menggunakan mesin-mesin modern.

    Dengan dukungan sumber daya manusia yang handal, Soes Merdeka sebagai toko roti di Bali dapat memproduksi snack box hingga 1000 pcs perhari-nya.

    Selain memproduksi kue Soes (kue khas bandung legendaris) yang masih menjadi primadona, Soes Merdeka juga memproduksi lebih dari 200 macam kue lainnya. Jadi boleh dikatakan Soes Merdeka merupakan salah satu bakery di Bali yang memiliki varian produk terbanyak.
    ============
    www.snackboxbali.wordpress.com

    ReplyDelete
  2. Ikut menyimak artikelnya gan :-)

    Salam,

    ReplyDelete

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---