11 September 2011

indahnya Danau Toba dan tomok island


Tour ke-2 dimedan, janji sama guide hari ini jam 7 teng berangkat, biasalah telat akhirnya jam 7.30 juga
segaja lebih pagi, karena katanya Medan-toba sekitar 5jam (wowww...)

untunglah anak-anak bisa bangunnya pagi...tidur dan istirahatnya udah cukup tadi malam

sayang disini, indah dan ari tidak ikut, karena ingin menikmati kota medan (khususnya Tour the mall, alaaah???? payaaah..)
jam 7.30 kita berangkat dengan 2 mobil kijang
kali ini tanpa mini bus, karena fira sebenarnya planning hari ini langsung nginap di Toba, tapi karena esok harinya pengen menikmati hotel bintang 5, nginap ditoba nya di cancel deh...

yuhuuu...selama di jalan, kita tiduran lagi, melanjutkan melepaskan kepenatan kemaren, apalagi, sekarang mobilnya legaan neh,
jadi bisa tiduran bebas...
nyampe di prapat, guidenya nawarin beli oleh2 di Toko Paten, kiosnya luas banget, seperti identik dengan orang2 china lainnya, mereka tetap berjualan seperti traditional, dengan baju kaos dan celana pendek, 

kuenya enak-enak, katanya seh ada pabrik dibelakang,
meskipun ga kelihatan dari tokonya itu, dan mereka jualannya dicampur dengan merek lain seh, jadi gue jadi ragu, beneran mereka produksi sendiri?? hehehe

mungkin Hanya merek Paten-lah yang hanya mereka produksi disana


waktu dijalan, guidenya bilang ada wihara dewie Quain in terbesar di Prapat ini, (sebenarnya ga ada di jadwal tur), tapi gue minta guidenya mampir dulu, 
jadilah kita mampir, lumayan bagus seh wiharanya, sepertinya masih baru,
yang uniknya disana ada patung Dewi Quain in terbesar di Asia tenggara (katanya), trus ada gong besar, banyak ukiran2 dari semen yang cantik, 


yang paling menarik di wihara ini,  lengkap dengan 12 shio di sini... patungnya besar2...

kalo shio gue seh Monyet, Shio kamu apa??
gue sendiri malah ga tau shio anak-anak dan shio laki gue.. hukss... (belum sempat cari tau sampe sekarang..)

Kota shio

sekitar 1/2 jam kita disana (cukup menghabiskan waktu), trus lanjutkan perjalanan ke danau toba
sementara anti, fira yang berada di mobil kijang 1 lagi, berjalan lebih jauh berhenti di puncaknya danau toba (entah apa namanya, katanya seh hotel, dari sana bisa kelihatan danau toba yang luas),
pemandangan dan rumputnya tertata rapi, sanagt enak dipandang, dan bisa maen bola sepuasnya...


pemandangan dan rumputnya tertata rapi, Puncaknya danau Toba

abis disana kita berhenti untuk makan siang,
ga jauh dari restoran sana, kita udah sampai di danau Toba...
Loh-loh danau toba kok ga seperti bayangan gue yaaa??? dulu waktu itu begitu sampai danau toba kita bisa jalan kaki langsung ke danaunya/ mobil bisa berhenti langsung di depan danaunya...

usut punya usut, rupanya kita di kerjai sama guide yang di danau toba, dia bertujuan untuk menawarkan pondoknya, mana pondoknya jauh harus berjalan kaki menusuri tangga, dan harus banyar Rp 100rb (walaaahhh)



nyaris saja kita bete di danau Toba, karena ga sebanding dengan perjalanan kita yang jauh dari medan (sekitar 5jam), yang dilihat kok danau toba malah penuh dengan lapak2 pedagang, (itupun lapak itu tidak di buka), dan penuh dengan tenda-tenda
kalau danau Toba nya, masih indah di pandang mata, bersih, biru dan menyegarkan dipandang mata, jauh lebih indah dibandingkan dengan Phiphi island di thailand yang pernah gue kunjungi

tapi yaaa itu tapi, dengan adanya lapak-lapak kaki lima, membuat danau toba jadi buruk, ga jadi jaminan turis akan kembali kesana...
ayooo donk care sama pariwisata bapak2 pejabat, di tingkatkan sarana dan prasaranya, serta hilangkan pemandangan yang kumuh,
Pengunjung yang datang ke danau toba saat itu pun, tergolong sepi, mungkin bisa dihitung
meskipun hari itu adalah tergolong masih libur lebaran

sebagai penghibur kita main bebek2an yang ada disana,
dan untunglah ada orang yang menyewakan kapalnya, untuk ke pulau Tomok, harga per orangnya Rp 20.000 dan anaka2 tidak bayar...
waaah jauh lebih murah, dibandingkan dengan harga awal yang gue tanya ke orang disana
mereka awalnya sebutkan Rp 750.000 sewa kapal (pulang-pergi), dan 600rb sewa boat (lebih cepat dari kapal)




akhirnya berangkat deh kita ke pulau tomok/tomok island
untunglah kita kesana, kalo ga ya rugi, cuma sekedar melihat danau sajah...

kita ke Pulau tomok, naik kapal, berame-rame dengan pengunjung yang ada
lumayan jauh pulau tomok perginya sekitar 45menit, kalo dengan boat bisa sekitar 15menit (tapi serem ah, takut jatoh, lagian mahal, dan ga cukup muat untuk membawa kita bersama)


seperti biasa di kapal pun kita tetap exist dan narsiz, ga tahan lihat kamera.....
meskipun angin kencang menerpa...


seperti biasa di kapal pun kita tetap exist dan narsiz

nyampe di pulau tomok udah jam 5 sore (lama yaaa.), kita dikasih waktu hanya 1 jam saja disana


ooh ini toh yang namanya pulau tomok, wajah orangnya batak2 banget ya...walaupun fisik wajahnya  ga seperti batak yang dijakarta yang gue kenal...
aroma dan suasana pulau ini, penuh dengan suana kristen yah, malah katanya susah juga nyari makanan yang halak disini.. (waaaah)

bahkan untuk di kota Prapat (sebelum kota Toba),  restorannya sampai dituliskan restoran muslim sengala ! (jarang di jakarta seperti ini)


selamat datang di Pulau Tomok, bahkan ada yang asyik nyari kutu dipulau ini :)

yang paling menark tuh di tomok adan makan raja tomok,
makamnya gede banget, dan banyak hiasan segala,
masuk kesana seh gratis, tapi tetap aja di paksa ngasih sumbangan, sambil diliatin (huuukss..)


Makam Raja Tomok


tetaaaap ya yang namanya shopiing tuh sebagai hobbi,
dari dedek ifa sampe bapak2 sibuk searching2 barang...hehehhe

ga kerasa udah 1jam di pulau tomok, rasanya kok cepaat banget yak,
belum puas belanja-belanji dan sempat liat tarian tor tor disana, kapalnya udah berbunyi manggil2,
katanya ini kapal terakhir, kalo ga segera balik, bisa2 kita tinggal disana


pas lagi dipulau tomok, dzi udah mulai low batt tuh, malah minta gendong segala...walaaahhh
meskipun ada ayahnya, anak seberat geto 23kg, minta gendong, yaaaa lumayan juga...


 


kapal berangkat dari tomok ke toba jam 6.15 (kapalnya saling nunggu penumpang), karena itu adalah kapal terakhir, dan kapalpun lebih penuh dari berangkat sebelumnya...

kita nyampe di Toba udah jam 7.30(mungkin) udah sangat gelap, dan minus penerangan...
bahkan untuk kapal pun ternyata mereka tidak tersedia lampu..(walah, baru sadar setelah nyampe toba)

untunglah guidenya ga rese, dia ga marah dan sabar aja, begitu kita tau nyampe jam 7.30,
malah anak2 melanjutkan shopping yang belum tuntas2 dari tadi...hahahaha

lihat aja neh betapa gelapnya kota di tomok malam hari ini

Tapi syukurlah kita ke Tomok island ini, jadi perjalanan jauh 5jam pun tidak terasa rugi....
Jika ada yang berminat ke danau Toba, jangan mampir ke Pulau tomok ini...





alhamdulillah akhirnya kita sampai kembali di hotel jam 12.30 malam...
anak-anak yang tadi nya sempat nangis keras banget ketika makan malam, sampai di hotel malah jadi seger banget, karena cukup puas tidur di mobil...



baca juga article yang terkait sebelumnya : 

indahnya Danau Toba dan tomok island 
penasaran-dengan-san-diego-hills


No comments:

Post a Comment

..Semoga bacaan ini bermanfaat, Jangan lupa tinggalkan komentar ya..
----Terima Kasih---